Akurat Logo

Jona Terpilih Aklamasi Pimpin HIPMI 2026-2029, Serukan Soliditas Hadapi Tantangan Ekonomi

Saeful Anwar | 11 Juni 2026, 16:45 WIB
Jona Terpilih Aklamasi Pimpin HIPMI 2026-2029, Serukan Soliditas Hadapi Tantangan Ekonomi
Ade Jona Prasetyo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Lampung, Kamis (11/6/2026).

AKURAT.CO Ade Jona Prasetyo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Lampung, Kamis (11/6/2026).

Usai terpilih, Jona menegaskan, keberhasilannya memimpin HIPMI merupakan kemenangan seluruh kader organisasi, bukan kemenangan pribadi.

"Ini adalah kemenangan bersama. Karena di HIPMI kita semua adalah sahabat, kita semua bersaudara," ujar Jona.

Menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik dan geoekonomi, Jona mengajak seluruh pengusaha muda untuk tetap optimistis dan menjadikan HIPMI sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, kontestasi dalam Munas telah berakhir dan saatnya seluruh kader bersatu membangun organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.

"Kontestasi telah usai. Dengan semangat bertanding untuk bersanding, saya mengajak seluruh kader HIPMI untuk bersama-sama memajukan HIPMI dari pusat hingga daerah," katanya.

Jona menilai, pengusaha yang tangguh bukanlah mereka yang hanya mampu berkembang dalam situasi ekonomi yang baik, melainkan yang dapat bertahan dan beradaptasi saat menghadapi tantangan.

"Saya mengajak kita semua untuk tidak takut menghadapi masa depan. Setiap tantangan selalu membawa peluang. Ketika pasar berubah, kita harus beradaptasi. Ketika persaingan meningkat, kita harus meningkatkan kualitas," ujarnya.

Ia menegaskan, terpilihnya dirinya sebagai ketua umum bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memperkuat peran HIPMI sebagai wadah kolaborasi pengusaha muda yang berdaya saing global.

Baca Juga: Global Bergejolak, Presiden Prabowo: Momentum Tepat bagi Indonesia Memilih Jalan Kemandirian

Menurut Jona, HIPMI harus mampu menciptakan lapangan kerja, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah.

"Saya percaya, selama kita menjaga integritas, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan tidak berhenti berjuang, maka badai ekonomi sebesar apa pun tidak akan mampu menghentikan langkah kita," tegasnya.

Dalam kepemimpinannya, Jona juga berkomitmen mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui penguatan peran HIPMI di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menilai setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata hingga industri kreatif.

Menurutnya, potensi tersebut harus dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai tambah tinggi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Potensi tersebut harus menjadi fokus utama pengembangan ekonomi agar memiliki nilai tambah yang tinggi. Saya juga akan mewujudkan visi dan misi saya agar HIPMI lebih maju," katanya.

Jona menambahkan, pembangunan ekonomi daerah menjadi fondasi penting bagi kemajuan nasional. Karena itu, pemerataan pertumbuhan ekonomi harus menjadi perhatian utama organisasi.

"Ketika daerah maju, maka provinsi akan kuat. Ketika provinsi kuat, maka Indonesia akan semakin maju dan berdaya saing. Sehingga, kita sebagai kader HIPMI ikut andil dalam mewujudkan target ekonomi 8 persen," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.