Akurat Logo

Golkar Tegaskan Tetap Solid Dukung Prabowo di Tengah Safari Politik Jokowi

Putri Dinda Permata Sari | 29 Juni 2026, 20:16 WIB
Golkar Tegaskan Tetap Solid Dukung Prabowo di Tengah Safari Politik Jokowi
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji.

AKURAT.CO Partai Golkar menegaskan tetap solid mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tengah dimulainya safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, memastikan, tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan munculnya persepsi adanya dua pusat kepemimpinan nasional.

Menurutnya, Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden sehingga pemerintahan sepenuhnya berada di bawah kepemimpinan Prabowo.

"Lho, Pak Jokowi sudah tidak jadi presiden. Apa yang dikhawatirkan? Enggak perlu ada kekhawatiran," kata Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Sarmuji menegaskan seluruh jajaran Partai Golkar tetap berkomitmen mengawal dan mendukung seluruh kebijakan pemerintahan Prabowo.

"Dan kita semua tegak lurus kepada Presiden Pak Prabowo. Apa arahan Pak Prabowo, apa yang perlu didukung dari Presiden, Golkar pasti akan mendukung," ujarnya.

Ia menegaskan posisi politik Golkar tidak berubah karena pemerintahan yang sah saat ini dipimpin oleh Presiden Prabowo.

Baca Juga: Purbaya: Hibah Tanah untuk Program 3 Juta Rumah Disiapkan Tanpa Bebani APBN

"Presidennya Pak Prabowo, jadi tenang saja. Kita akan back up Pak Prabowo," tegasnya.

Sebelumnya, Sarmuji menyatakan Golkar menghormati langkah politik Jokowi yang mulai melakukan safari ke sejumlah daerah bersama PSI.

Menurutnya, sebagai warga negara, Jokowi memiliki hak untuk menentukan aktivitas politiknya setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Meski demikian, ia memastikan langkah tersebut tidak mengubah komitmen Golkar untuk tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.