Akurat Logo

Ditanya Isu Reshuffle Usai 17 Agustus, Nusron: Menteri Tak Elok Ikut Bicara

Putri Dinda Permata Sari | 11 Agustus 2026, 21:35 WIB
Ditanya Isu Reshuffle Usai 17 Agustus, Nusron: Menteri Tak Elok Ikut Bicara
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid.

AKURAT.CO Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, enggan menanggapi isu reshuffle kabinet yang disebut-sebut akan dilakukan setelah 17 Agustus 2026.

Nusron menegaskan, keputusan mengenai perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Karena itu, ia menilai tidak pantas bagi menteri ikut berspekulasi mengenai susunan kabinet.

"Nggak dengar. Pertama, saya tidak mendengar. Yang kedua, itu semua adalah hak-hak prerogatif Bapak Presiden, kewenangan Bapak Presiden," kata Nusron kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Nusron, para menteri sebagai pembantu Presiden seharusnya fokus menjalankan tugas pemerintahan dan tidak ikut membahas kewenangan Presiden terkait reshuffle.

"Kita sebagai pembantunya Bapak Presiden tidak elok kalau bicara masalah itu. Tidak pantas, tidak elok, enggak sopan kalau bicara masalah begituan," tegasnya.

Baca Juga: Isu Pratikno Mundur Mencuat, Ternyata Sedang Sibuk Tangani Kebakaran Bromo

Ia menekankan, tugas utama seorang menteri adalah menjalankan tanggung jawab yang diberikan Presiden.

"Karena tugas pembantu Bapak Presiden itu ya hanya bekerja dan bekerja," ujar Nusron.

Nusron kembali menegaskan bahwa keputusan reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden. Ia pun meminta isu tersebut tidak menjadi bahan spekulasi di kalangan menteri.

"Itu adalah kewenangan dan prerogatif Bapak Presiden," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.