Hyperlocal Tokopedia Genjot Transaksi Mamin Di Yogyakarta

AKURAT.CO - Tokopedia melaporkan transaksi produk makanan minuman di Yogyakarta meningkat 2,5 kali lipat berkat Hyperlocal Tokopedia. Hyperlocal Tokopedia juga turut menciptakan peluang bisnis lewat pemanfaatan teknologi geo-tagging yang bertujuan mendekatkan penjual dan pembeli di mana pun mereka berada.
Kepala Divisi Corporate Affairs Tokopedia, Antonia Adega mengatakan, Hyperlocal Tokopedia terdiri dari berbagai manifesti dengan contoh Kumpulan Toko Pilihan (KTP) yang merupakan halaman produk penjual terdekat dari lokasi pembeli.
“KTP memungkinkan penjual menjangkau pasar di wilayah sekitarnya terasa lebih dekat dan mudah,” kata Antonia dikutip Rabu (30/8/2023).
Baca Juga: Peringatan Hari UMKM, Tokopedia Berikan Apresiasi Terhadap Pelaku Usaha Kuliner
Hyperlocal Tokopedia juga mempermudah masyarakat di seluruh wilayah di Indonesia mengakses lebih banyak pilihan produk kebutuhan dengan lebih cepat dan efisien. Hyperlocal Tokopedia pun berdampak positif terhadap tren belanja online masyarakat Indonesia.
Selain itu, inisiatif Hyperlocal Tokopedi juga membantu kemajuan pelaku usaha di Yogyakarta yang berkomitmen Environment, Social, and Good Governance (ESG) Go To Tiga Nol (Three Zeroes) atau nol hambatan (Zero Barriers).
“Oleh Karena itu, kami ingin membantu para pelaku usaha untu menciptakan peluang tanpa hambatan lewat ekosistem Go To Tokopedia yang tidak hanya di Yogyakarta, bahkan hingga seluruh Indonesia” ucap Antonia.
Tokopedia juga memiliki program Dilayani Tokopedia yang memberikan layanan pemenuhan pesanan, mulai dari penerimaan, pengemasan hingga pengantaran ke kurir dan penanganan kendala.
“Penjual dapat menitipkan produk di gudang pintar Dilayani Tokopedia berdasarkan permintaan wilayah, sehingga penjual dapat menjangkau pasar di luar kota atau tanpa berpindah lokasi dan membuka toko di cabang lain,” ungkap Antonia.
Tambahan informasi, Hyperlocal Tokopedia tingkatkan penjualan daging kambing, hampers makanan, beras hitam, cabai dan kopi literan di Yogyakarta hingga lebih 2,5 kali lipat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










