Medco Power Groundbreaking Proyek Add On CCPP Berkapasitas 35 MW Di Batam

AKURAT.CO PT Medco Power Indonesia (MedcoPower) melalui anak perusahaannya PT Energi Listrik Batam (ELB) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) konstruksi Add-On Combined Cycle Power Plant di Tanjung Uncang, Batam.
Proyek tersebut akan mengkonversi PLTG Simple Cycle Power Plant (SCPP) yang ada saat ini dengan kapasitas sebesar 70 Megawatt (MW) menjadi Combined Cycle Power Plant (CCPP) dengan total kapasitas 109 MW.
Direktur Utama MedcoPower, Eka Satria mengatakan bahwa proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas pembangkit, tetapi juga meningkatkan efisiensi pembangkit melalui pemanfaatan panas gas buang dari SCPP sebagai bahan bakar untuk steam turbine generator dan secara signifikan mengurangi biaya pokok penyediaan pembangkit.
Baca Juga: Tertekan Harga, Laba Bersih Medco Energi Susut 60 Persen Di Semester I-2023
“Implementasi Proyek Add-On CCPP ini juga merupakan bukti komitmen berkelanjutan dari MedcoPower dalam penyediaan pasokan energi bersih untuk sistem jaringan Batam Bintan dan juga dalam pelaksanaan transisi energi melalui proyek konservasi energi, guna mendukung program Pemerintah untuk mencapai komitmen Net Zero Emission pada tahun 2060,” kata Eka dikutip dari keterangan tertulis, Senin (27/11/2023).
Senada, Direktur Teknik dan Linkungan Ketenagalistrika Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Mohammad Priharto Dwinugroho menilai pembangunan proyek ini dapat mewujudkan pasokan listrik yang andal dan memiliki sistem penyediaan tenaga listrik yang baik di Batam.
“kami mengharapkan adanya akselerasi dalam penyelesaian pembangunan ELB Add-On CCPP Proyek untuk mewujudkan pasokan listrik yang andal agar kondisi sistem penyediaan tenaga listrik di Batam semakin membaik dan investasi baru di sektor industri dan bisnis di Batam terus tumbuh,” ucap Priharto.
Sementara, Perwakilan Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Persero, Suwarno juga menjelaskan bahwa dengan adanya PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) ini setidaknya memiliki 3 keuntungan yang bisa diperoleh.
Pertama, kenaikan daya mampu dari 2x35 MW menjadi 109 MW. Kedua, secara umum menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) karena proyek ini akan memproduksi energi tanpa komponen bahan bakar.
Ketiga, dapat mengurangi emisi CO2. Sehingga proyek ini akan membantu meningkatkan sistem kelistrikan Batam Bintan, termasuk mengantisipasi intermittent supply dari pembangkit Renewables.
"Kami berharap kolaborasi PLN, MedcoPower dan ELB senantiasa berlanjut secara harmonis,” ungkap Suwarno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










