IREI Resmi Didirikan: Membentuk SDM Unggul untuk Masa Depan Real Estate Indonesia

AKURAT.CO Standardisasi pembangunan di Indonesia masih memerlukan pembenahan yang signifikan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan.
Menjawab tantangan ini, Indonesia Real Estate Institute (IREI) menggelar talkshow bertema "Navigating the Future Landscape of Indonesia’s Real Estate" sekaligus meresmikan pendirian institusi tersebut.
IREI merupakan lembaga edukasi yang didirikan oleh tokoh-tokoh terkemuka di bidang akademisi dan real estate, antara lain Ruslan Prijadi (Profesor, Universitas Indonesia), Johannes Widodo (Profesor, National University of Singapore), Bayu Utomo (Strategic Real Estate Advisor), Andra Matin (arsitek dan pendiri Andramatin), serta Linda T. Wijaya, seorang praktisi dan pengusaha di bidang real estate.
Lembaga ini berkomitmen untuk menyediakan pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesional di sektor real estate, dengan visi memajukan industri melalui pengetahuan modern, pengalaman belajar yang adaptif, serta budaya perbaikan berkelanjutan.
Baca Juga: Viral Perburuan Koin, Jagat Ternyata Aplikasi Media Sosial Karya Anak Bangsa
Dalam peresmian tersebut, Bayu Utomo menekankan pentingnya integritas berkelanjutan dalam pengembangan real estate, di mana harmoni antara manusia dan alam harus menjadi pilar utama strategi bisnis yang beretika.
Sementara itu, Ruslan Prijadi menyoroti perlunya penerapan green financing untuk proyek-proyek ramah lingkungan dengan memanfaatkan energi terbarukan, efisiensi sumber daya, bangunan hijau, transportasi rendah emisi, dan pengelolaan limbah.
Arsitek ternama Andra Matin menambahkan, etika pembangunan harus menjadi fondasi dalam menciptakan hunian yang harmonis dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Masalah yang sering kita temui adalah perumahan yang tertutup dan sulit diakses. Perencanaan tata kelola yang efektif harus menjadi perhatian serius,” ujarnya, Selasa (14/1/2025).
Johannes Widodo juga berbagi pandangannya tentang Positive Energy Development, di mana pembangunan dapat dilakukan tanpa merusak lingkungan.
Menurutnya, kesadaran ini harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan pembangunan di Indonesia.
“Critical thinking adalah kunci perubahan. Di IREI, partisipan akan mempelajari studi kasus, tata kelola kawasan, hingga kegagalan proyek sebagai bagian dari pengembangan pola pikir yang baru,” tuturnya.
Baca Juga: Sambut 2025, Vietjet Tambah 10 Pesawat Baru, Intip Teknologinya
Sebagai pendiri IREI, Linda T. Wijaya berharap institusi ini dapat melahirkan profesional real estate yang berpegang pada nilai-nilai integritas dan tanggung jawab sosial.
“Tanggung jawab kita bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga menyeimbangkan nilai untuk manusia, alam, dan masyarakat. Membangun yang baru tidak berarti melupakan yang lama,” tegasnya.
IREI menawarkan pelatihan di berbagai bidang spesifik, termasuk perencanaan dan pengembangan, pemasaran dan manajemen, keuangan dan investasi, energi dan keberlanjutan, serta teknologi real estate.
Dengan pendekatan praktis dan berbasis kolaborasi, IREI berambisi menciptakan perubahan positif dan memperkuat masa depan industri real estate Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






