Akurat
Pemprov Sumsel

PT Kilang Pertamina Internasional Produksi BBM Ramah Lingkungan, Termasuk Marine Fuel Oil Low Sulphur

Camelia Rosa | 10 Februari 2025, 11:20 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional Produksi BBM Ramah Lingkungan, Termasuk Marine Fuel Oil Low Sulphur

AKURAT.CO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengungkapkan bahwa empat kilang yang dikelolanya telah memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan, salah satunya Marine Fuel Oil Low Sulphur (MFO LS).

Keempat kilang tersebut adalah Kilang Dumai, Kilang Balikpapan, Kilang Plaju, dan Kilang Cilacap.

"Marine Fuel Oil Low Sulphur atau bahan bakar kapal dengan kandungan sulfur rendah merupakan jenis bahan bakar yang digunakan dalam industri perkapalan. Produk ini lebih ramah lingkungan karena kandungan sulfur yang rendah," ujar Corporate Secretary KPI Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan resminya, Senin (10/2/2025).

Baca Juga: Kilang Pertamina (KPI) Ajak Masyarakat Kumpulkan Minyak Jelantah Untuk SAF

MFO LS Semakin Dibutuhkan Seiring Regulasi Ketat IMO

Hermansyah menjelaskan bahwa produk MFO LS semakin diminati, terutama setelah diberlakukannya peraturan ketat terkait emisi sulfur kapal laut oleh International Maritime Organization (IMO) pada 2020.

Regulasi ini kemudian dituangkan dalam Keputusan Dirjen Migas No. 0179.K/DJM.S/2019, yang mengharuskan pembatasan kadar sulfur pada bahan bakar jenis MFO mulai 1 Januari 2020.

"Sepanjang tahun 2024, KPI mampu memproduksi MFO LS sebanyak 14,5 juta barel. Dari total produksi tersebut, sekitar 50% berasal dari Kilang Dumai," ungkap Hermansyah.

Produksi MFO LS pertama kali dilakukan di Kilang Dumai pada 2020, awalnya untuk pengisian bahan bakar kapal yang bersandar di jetty kilang tersebut.

Persiapan produksi MFO LS telah dimulai sejak Juli 2019, melalui serangkaian uji coba, termasuk simulasi tertulis, analisis laboratorium, hingga percobaan lapangan, sebelum akhirnya resmi diluncurkan pada Februari 2020.

Setelah Kilang Dumai, Kilang Plaju mulai memproduksi MFO LS pada Maret 2022, diikuti oleh Kilang Cilacap pada Mei 2024.

"Lifting perdana telah dilakukan melalui Kapal MT Bloom sebanyak 200 ribu barel," kata Hermansyah.

Baca Juga: Lampaui Target 2024, Kilang Pertamina Plaju Produksi 12,9 Juta Barel Gasoline

Empat Kilang KPI Perkuat Pasokan MFO LS

Dengan empat kilang yang kini memproduksi MFO LS, KPI semakin memperkuat rantai pasok BBM ramah lingkungan di Indonesia.

Hermansyah menekankan bahwa ini menjadi keunggulan kompetitif bagi perusahaan.

"Dengan kemampuan produksi di empat kilang KPI, kepastian ketersediaan produk semakin terjamin," tutupnya.

Sebagai informasi, MFO LS bukan satu-satunya BBM rendah sulfur yang dihasilkan KPI.

Sebelumnya, KPI juga memperkenalkan Diesel X, produk gasoil setara Euro 5, yang diproduksi di Kilang Balongan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.