Akurat
Pemprov Sumsel

Kementan Bidik Kabupaten Bulungan Jadi Sentra Produksi Beras, Kebut Swasembada Pangan

M. Rahman | 16 Februari 2025, 19:48 WIB
Kementan Bidik Kabupaten Bulungan Jadi Sentra Produksi Beras, Kebut Swasembada Pangan

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) berperan penting dalam pengembangan Brigade Pangan sebagai strategi nasional untuk meningkatkan produksi pangan dan mekanisasi pertanian dalam upaya mempercepat Swasembada Pangan.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, turut memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan Brigade Pangan sebagai bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan produksi pangan.

“Brigade Pangan adalah langkah konkret untuk mempercepat mekanisasi dan modernisasi pertanian kita. Dengan program ini, kita tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan petani memiliki akses terhadap teknologi yang lebih maju dan efisien,” ujar Menteri Amran.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arshanti juga menegaskan pentingnya Brigade Pangan dalam mendukung peningkatan kapasitas petani dan penyuluh.

“Brigade Pangan tidak hanya sebatas penyediaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan petani dan penyuluh dalam mengelola pertanian berbasis teknologi. Melalui program ini, kami memastikan bahwa sumber daya manusia di sektor pertanian memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pertanian modern,” ujar Santi.

Baca Juga: Bidik Swasembada Pangan, Kementan Genjot Program Oplah di Kaltara

Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, telah membentuk dan mengelola Brigade Pangan guna mengoptimalkan pengelolaan 8.000 hektare lahan sawah di daerah tersebut.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi serta mendukung kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Sedangkan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Inneke Kusumawaty saat membuka Pelatihan Pengelolaan Brigade Pangan, Kamis (13/2/2025) di Bulungan menyampaikan, sebanyak 23 Brigade Pangan telah terbentuk untuk mempercepat mekanisasi pertanian dan meningkatkan hasil produksi.

Brigade Pangan ini akan berperan dalam menyediakan alat dan mesin pertanian (Alsintan), serta mendukung para petani dalam pengelolaan lahan secara efisien.

“Dengan adanya Brigade Pangan, kita berharap produktivitas lahan meningkat secara signifikan. Para petani akan mendapatkan dukungan berupa pelatihan, penyediaan Alsintan, dan akses terhadap teknologi pertanian modern,” ujar Inneke.

Program ini sejalan dengan target Pemkab Bulungan untuk mencapai swasembada beras pada tahun 2026. Sejak 2021, pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program pertanian berkelanjutan guna memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

“Target kami adalah menjadikan Kabupaten Bulungan sebagai salah satu sentra produksi beras di Kalimantan Utara. Dengan pemanfaatan lahan yang lebih optimal serta penggunaan teknologi pertanian yang lebih maju, kami yakin swasembada dapat terwujud,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan.

Bupati Bulungan juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan para petani dalam mencapai tujuan swasembada pangan ini.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi petani, baik dalam bentuk bantuan alat pertanian, pelatihan, maupun akses pasar. Kesuksesan Brigade Pangan ini akan sangat bergantung pada partisipasi aktif semua pihak,” ujar Bupati Bulungan.

Di tingkat nasional, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga optimistis bahwa target swasembada pangan, khususnya beras, dapat tercapai pada tahun 2027.

Dengan sumber daya lahan yang cukup luas serta dukungan berbagai program pertanian modern, pemerintah yakin Indonesia dapat mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di masa mendatang.

“Jika semua daerah mengoptimalkan lahan dan mengelola sumber daya pertanian secara efisien seperti di Kabupaten Bulungan, maka target swasembada pangan nasional akan semakin mudah tercapai,” ujar perwakilan dari Badan Pangan Nasional.

Program Brigade Pangan di Kabupaten Bulungan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola potensi pertanian mereka.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari para petani, swasembada pangan nasional dapat terwujud dalam waktu yang lebih cepat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa