Pengiriman Barang Lion Parcel Selama Ramadan Naik 50 Persen

AKURAT.CO Lion Parcel (PT Lion Express) menaksir trafik pengiriman paket selama Ramadan 2025 akan naik 50% dibanding pengiriman pada bulan-bulan biasanya.
Menurut Chief Operating Officer Lion Parcel, Mohammad Fadli, pengiriman paket akan mulai melonjak atau mencapai puncaknya sejak pekan pertama dan kedua Ramadan.
"Kami sudah lakukan persiapan menyambut peak season karena 2 minggu awal di Ramadan itu juga sudah lagi peak-peaknya bisanya. Jadi kalau dari sisi operasi, kami fokus memberikan pelayanan terbaik buat pelanggan baik dari sisi kapasitas gudang, jumlah kurir atau man power, persiapan plastik atau supplies lainnya," ujar Fadli di Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: Lion Parcel Luncurkan Atribut Baru untuk Ribuan Kurir
Ditambahkan, jumlah mitra atau kurir Lion Parcel saat ini sudah lebih dari 1.000 mitra dan ditaksir akan terus bertambah. "Seiring pengiriman kami yang semakin banyak, otomatis mitra kami juga akan bertambah," imbuhnya.
Fadli mengakui perusahaan tidak menyiapkan program khusus Ramadan. Namun demikian perusahaan menyiapkan atirbut (helm dan jaket) bagi 1.000 kurir secara bertahap, demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengiriman paket pelanggan.
"Biasanya trafik Ramadan bisa naik sampai 50%. Tahun ini Ramadan 2025 saya prediksi lebih tinggi dari tahun 2024 sih karena memang utamanya sih dari animo masyarakat pengguna Lion Parcel kian tinggi. Karena SLA kami juga average by product di 95 persen, otomtais orang yang sudah pakai layanan kami, nyaman, akan repeat order lagi," ujar Fadli.
Terkait kategori produk yang paling ramai dikirim, Fadli mengakui pakaian jadi incaran para pelanggan. "Kategori barang Ramadan termai, fashion mungkin. Karena orang ingin baju baru kali ya. Itu mau lebaran atau enggak lebaran juga memang biasanya fashion jadi produk paling tinggi juga. Pengiriman ke luar pulau jawa juga ada order sih," tukasnya.
Diakui Fadli, perilaku konsumen terus berubah sejak beberapa tahun terakhir. Untuk itu perusahaan menyediakan layanan yang luas mulai dari pengiriman paket B2B, B2C hingga C2C.
"Itu semuanya memungkinkan kami lakukan karena kami mengikuti tren masyarakat khususnya untuk beberapa tahun terakhir ini sudah berkembangnya jauh banget ya. Jadi enggak baku seperti dulu orang datang ke outlet kami untuk proses pengiriman secara offline. Sekarang sudah era digital menggunakan aplikasi," tukas Fadli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








