Stabilitasasi Harga Pangan, Mentan Amran Tinjau Operasi Pasar Murah di Gresik

AKURAT.CO Menteri Pertanian Andi, Amran Sulaiman bersama Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau Operasi Pasar Pangan Murah di PT Pos Gresik, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Dalam kunjungan ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan Kepala Pusat Pelatihan turut hadir untuk memastikan kesiapan distribusi pangan.
Kemudian juga memberikan dukungan dalam edukasi masyarakat mengenai pentingnya ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan.
"Operasi Pasar ini adalah langkah konkret pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih ekonomis. Ini adalah hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, dan PT Pos," ujarnya.
Baca Juga: Kementerian BUMN Gelar Operasi Pasar Murah, Erick Thohir Ungkap Rincian Harganya!
Dari pantauan di lokasi, beberapa harga bahan pokok yang dijual dalam pasar murah ini lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Di antaranya gula pasir Rp15.000/kg, beras SPHP Rp60.000/5 kg, MinyaKita Rp14.700/liter dan bawang putih Rp32.000/kg.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyak warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sementara itu, Kepala Badan Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya pengelolaan data dan distribusi yang lebih efisien guna memastikan bahan pokok tersedia dengan cukup.
"Kami terus memantau ketersediaan stok pangan di berbagai daerah, sehingga distribusi bisa dilakukan dengan cepat dan harga tetap stabil. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam program seperti ini," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kepala Pusat Pelatihan Inneke Kusumawaty menyampaikan bahwa edukasi bagi petani dan penyuluh sangat penting agar program pangan murah ini dapat terus berjalan dengan baik.
"Kami akan terus memberikan pelatihan kepada petani dan penyuluh agar mereka bisa beradaptasi dengan kebijakan pangan dan mendukung stabilitas harga di tingkat petani," katanya.
Farid, salah satu warga yang hadir dalam pasar murah ini, berharap program seperti ini dapat berlangsung lebih lama, terutama selama Ramadan.
"Kalau bisa, pasar murah seperti ini ada terus selama Ramadan. Sangat membantu masyarakat," ujarnya.
Dengan keterlibatan Kepala Badan SDMP dan Kepala Pusat Pelatihan, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan stabilitas pangan nasional dapat terus terjaga dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








