Wamenekraf Minta Bandara Indonesia Jadi Wadah Ekonomi Kreatif

AKURAT.CO Bandara di Indonesia akan menjadi wadah ekonomi kreatif (Ekraf) dalam memadukan seni, budaya dan ekonomi.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, hal ini dapat tercipta dengan adanya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem kreativitas di bandara-bandara Indonesia. Saat ini, kolaboraisi lintas sektor sangata dibutuhkan untuk menjawab tantangan global yang sangat dinamis.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara diskusi yang digelar InJourney bersama kurator Yogyakarta International Airport (YIA) dan para seniman.
Menurutnya, melalui diskusi ini, visi bersama dapat dirumuskan untuk merencanakan implementasi karya seni yang berkelanjutan, selaras dengan semangat pelestarian heritage, dan mampu menjadi inspirasi serta identitas yang membanggakan terutama di bandara sebagai Face of the Nation.
"Pertemuan hari ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, InJourney, dan para seniman, dalam rangka mengembangkan karya seni yang tidak hanya memperindah ruang, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai budaya, sejarah, dan warisan leluhur," kata Irene, Kamis (15/5/2025).
Baca Juga: Menteri Ekraf: Film Bukan Hanya Hiburan, Tapi Jalan Kolaborasi Global
Wamenekraf mengatakan kolaborasi sangat dibutuhkan agar bandara di Indonesia dapat menjadi representasi wajah bangsa yang memperlihatkan kekayaan budaya dan kreativitas yang bisa jadi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
"Karya seni yang memiliki makna mendalam, berdampak luas, dan tetap lestari dari generasi ke generasi dapat tercipta, serta ketahanan budaya Indonesia di era globalisasi dapat meningkat," tukas Irene.
Ia menegaskan, kolaborasi ini diharapkand dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para seniman. “Kita harapkan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi para seniman,” ujarnya.
Komisaris Utama InJourney, Triawan Munaf menyampaikan bahwa InJourney dapat berperan sebagai penggerak utama dalam mengimplementasikan karya seni dan budaya di bandara, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi kreatif.
"Dengan kerja sama yang erat antara InJourney dan Kementerian Ekonomi Kreatif, kekuatan masing-masing dapat dimanfaatkan untuk menciptakan bandara yang lebih baik dan lebih menarik bagi wisatawan, serta meningkatkan kesadaran global tentang kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia," ucap Triawan Munaf.
Ia menegaskan, penempatan karya seni di bandara dapat meningkatkan pengalaman wisatawan dan meningkatkan kesadaran global tentang kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia.
“Kami mendukung pengembangan dan implementasi karya seni di bandara. Bandara tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga menjadi platform untuk mempromosikan kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









