Akurat
Pemprov Sumsel

Produk Mamin RI Bukukan Potensi Transaksi Rp71 Miliar di Tuttofood 2025 Italia

Hefriday | 14 Juni 2025, 22:08 WIB
Produk Mamin RI Bukukan Potensi Transaksi Rp71 Miliar di Tuttofood 2025 Italia

AKURAT.CO Produk makanan dan minuman (mamin) asal Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah internasional.

Dalam ajang pameran Tuttofood 2025 yang digelar pada 5–8 Mei 2025 di Rho Fiera Milano, Italia, Paviliun Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar USD4,38 juta atau setara Rp71,3 miliar.

Angka ini menjadi indikasi positif terhadap meningkatnya daya saing produk mamin Tanah Air di pasar Eropa, khususnya Italia.
 
Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, Seno Pratomo, menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam Tuttofood 2025 sangat tepat sasaran.
 
Menurutnya, tren konsumen di Italia dan sebagian besar wilayah Eropa tengah bergerak menuju pola konsumsi yang lebih sehat dan alami, selaras dengan karakteristik produk mamin Indonesia yang minim proses pengolahan dan bebas dari bahan kimia berbahaya.
 
 
"Produk-produk yang ditampilkan mengusung keunggulan bahan baku alami yang sehat dan aman dikonsumsi. Ini sangat relevan dengan perubahan preferensi gaya hidup masyarakat Italia," ujar Seno dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025). 
 
Paviliun Indonesia dalam pameran tersebut menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti kopi specialty, cokelat artisan, keripik tempe, minuman herbal, susu kental manis, susu evaporasi, dan saus pasta.
 
Menurut Seno, kekuatan utama produk mamin Indonesia terletak pada kualitas rasa, kemasan yang menarik, serta nilai gizi yang tinggi untuk semua unsur yang kini menjadi perhatian utama konsumen Eropa.
 
Selama empat hari penyelenggaraan pameran, sebanyak 68 pelaku usaha dari Italia, Belanda, Korea Selatan, dan China mengunjungi Paviliun Indonesia dan menunjukkan ketertarikan pada produk mamin yang ditampilkan.
 
ITPC Milan menyatakan akan menindaklanjuti minat tersebut dalam bentuk penjajakan kerja sama distribusi, pengadaan sampel produk, hingga potensi kontrak dagang di masa mendatang.
 
Paviliun Indonesia tahun ini memfasilitasi sembilan pelaku usaha, dua di antaranya hadir langsung di lokasi, yakni Terve Chocolate Indonesia dan InterAromat BV. Produk yang ditampilkan oleh kedua perusahaan mencakup cokelat premium, kopi lokal, teh herbal, keripik tempe, kacang mete, jamu modern, hingga mie ayam instan dua telur.
 
Sementara itu, tujuh pelaku usaha lainnya merupakan UMKM binaan Bank Indonesia (BI) yang turut menyemarakkan pameran melalui produk unggulan mereka.
 
Produk tersebut di antaranya Arva Premium Crispy Snacks, drKoffie, Kopi Ndorog, teh herbal Suwe Ora Jamu, susu kental manis dan evaporasi dari Sweet Sundae, minuman herbal dari HerbalDoc, serta saus pasta siap saji dari Larisssosauce.
 
Penjajakan bisnis yang dilakukan ITPC Milan selama pameran juga difokuskan pada produk kopi Indonesia, yang dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar Italia yang terkenal dengan budaya ngopi.
 
Menurut Seno, kegiatan ini menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan eksportir Indonesia dengan mitra potensial dari Eropa secara langsung.
 
Kehadiran Paviliun Indonesia di Tuttofood 2025 merupakan hasil sinergi antara Kementerian Perdagangan RI melalui ITPC Milan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, dan BI London. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM nasional agar mampu menembus pasar ekspor global.
 
Tuttofood sendiri merupakan pameran dua tahunan berskala internasional yang digelar oleh Fiera Milano Società per Azioni, dengan lebih dari 2.500 peserta dari berbagai negara dan menarik lebih dari 80.000 pengunjung.
 
Ajang ini menjadi etalase strategis bagi pelaku industri makanan dan minuman untuk menjangkau pasar Eropa.
 
Wakil Kepala BI London, Roland Siregar, mengungkapkan bahwa produk-produk UMKM Indonesia yang dipamerkan di Milan telah memenuhi standar kualitas internasional, baik dari sisi mutu, desain kemasan, hingga sertifikasi.
 
Ia menilai, dengan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar global.
 
Sementara itu, perwakilan Terve Chocolate Indonesia untuk pasar Eropa, Rieska Wulandari, menyambut baik dukungan pemerintah yang dinilainya mampu memperluas jaringan distribusi dan membuka jalur kerja sama strategis dengan mitra dagang di Eropa.
 
Hal senada disampaikan Direktur Utama InterAromat BV, Suryo Tutuko, yang optimistis terhadap perluasan pasar produknya di Italia berkat antusiasme tinggi dari pengunjung pameran.
 
Adapun dari sisi hubungan dagang Indonesia dan Italia, data terbaru mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap Italia sebesar USD318,3 juta pada Januari–April 2025, meningkat 23,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Total nilai perdagangan kedua negara selama periode tersebut mencapai USD1,44 miliar, yang menunjukkan penguatan kerja sama dagang bilateral di tengah tantangan global.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa