Aleph Resmi Gantikan MediaDonuts, Percepat Transformasi Digital di Asia Pasifik

AKURAT.CO Aleph, jaringan global ahli digital yang bergerak di sektor media, pembayaran, dan edukasi, mengumumkan rebranding salah satu anak usahanya, MediaDonuts menjadi Aleph.
Langkah ini merupakan strategi Aleph untuk memperkokoh posisi sebagai pemimpin transformasi digital yang menghubungkan pasar global dengan kawasan Asia Pasifik.
Rebranding ini menandai penyelesaian akuisisi Aleph atas bisnis periklanan digital Entravision pada musim panas 2024.
Meskipun sebelumnya Aleph sudah memiliki kehadiran di kawasan Asia Pasifik, akuisisi MediaDonuts yang merupakan salah satu pelaku industri periklanan online yang terkemuka di kawasan ini secara signifikan memperluas dan memperkuat jejak Aleph di seluruh kawasan Asia Pasifik.
Ada 3 manfaat utama rebranding Aleph di Asia Pasifik. Pertama, akses global yang semakin kuat. Pasar Asia Pasifik kini sepenuhnya terintegrasi ke dalam ekosistem global Aleph yang luas, membuka akses tanpa batas ke jaringan mitra eksklusif, solusi pembayaran mutakhir, dan inisiatif edukasi digital yang inovatif.
Kedua, local expertise yang lebih tajam dan mendalam. Aleph menghadirkan layanan bisnis terpadu yang menggabungkan wawasan pasar digital yang mendalam untuk area Asia Pasifik, koneksi yang lebih kuat dengan penerbit lokal serta dukungan teknologi berbasis data untuk mengakselerasi kinerja bisnis regional dengan lebih efektif.
Ketiga, ekosistem digital yang terus berevolusi. Aleph secara aktif memperluas kemitraan dengan platform digital utama dan mengadopsi teknologi terbaru, memastikan solusi yang diberikan selalu relevan dan efektif bagi klien.
Hingga saat ini, Aleph beroperasi sebagai satu brand terpadu di lebih dari 150 pasar di seluruh dunia, didukung oleh 60+ kemitraan eksklusif dan melayani lebih dari 26.000 pengiklan dengan tim global berjumlah lebih dari 1.500 profesional.
Menurut Managing Director Aleph Asia Pasifik, Pieter-Jan de Kroon, penyatuan merek di bawah Aleph adalah langkah strategis yang memberikan nilai tambah bagi mitra dan klien, sekaligus menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki jaringan Aleph secara global.
"Di tengah pesatnya pertumbuhan pasar Asia Pasifik, kini kami dapat memperkuat posisi dengan memanfaatkan jaringan dan skala Aleph. Saya bangga bisa terlibat dalam babak baru yang menarik ini," ujar Pieter.
Senada, CEO dan Pendiri Aleph Group, Gastón Taratuta, menyoroti dampak MediaDonuts yang menjadi bagian dari Aleph.
Dengan sepenuhnya mengonsolidasikan operasi Asia Pasifik perusahaan di bawah brand Aleph, perusahaan berhasil membangun sinergi baru yang lebih kuat antara platform media digital global dan berbagai peluang besar yang ada di kawasan ini.
"Identitas terpadu ini mencerminkan visi yang terpadu untuk melayani klien dan mitra. Hal ini menunjukkan komitmen Aleph untuk terus berinovasi, memastikan bahwa kebutuhan unik dan potensi besar kawasan Asia Pasifik mendukung dan mendapatkan manfaat langsung dari kepemimpinan global kami," ujar Gastón.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









