Badak LNG Catat Rekor Produksi dan Efisiensi Tinggi Sepanjang 2024

AKURAT.CO PT Badak NGL (Badak LNG), anak perusahaan dari Subholding Upstream Pertamina mencatatkan sederet pencapaian positif selama 2024.
Perusahaan mencatat, total pengapalan LNG mencapai 67,63 kargo standar, dengan volume produksi LNG sebesar 193.608.300 MMBTU atau setara dengan 3.710.619 ton. Sementara itu, produksi LPG mencapai 5.648.000 MMBTU atau 119.545 ton.
Demikian terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada Selasa (17/6/2025).
Baca Juga: Proyek Gasifikasi LNG Nias Dimulai, PLN EPI Targetkan Rampung Dua Tahun
Kilang LNG Badak pun mencatat Production Availability sebesar 99,81%, menunjukkan konsistensi operasional yang optimal. Efisiensi operasional semakin menonjol dengan penurunan signifikan pada angka gas losses, dari rata-rata empat tahun terakhir sebesar 0,58% menjadi hanya 0,19% di tahun 2024.
Operasi tetap berjalan stabil meskipun menghadapi tantangan suplai gas saat Eni mengalami zero rate akibat gangguan (trip).
Tak hanya itu, produksi LPG bahkan melampaui stretch point dengan capaian 202.000 m³ dari target 170.000 m³.
Dari aspek tata kelola perusahaan, Badak LNG meraih skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 95,73%, yang menjadi bukti kuat atas komitmen perusahaan terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Sepanjang tahun 2024, perusahaan juga mengantongi 48 penghargaan bergengsi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Salah satu prestasi membanggakan adalah diraihnya Proper Emas untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut sebagai pengakuan atas keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan yang unggul.
Baca Juga: BP Tangguh Targetkan 85% Tenaga Kerja Lokal Papua di Kilang LNG pada 2029
Dalam hal Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Badak LNG kembali menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja dengan mencatat lebih dari 130 juta jam kerja aman tanpa satu pun Lost Time Injury (LTI), tepatnya 130.235.987 Jam Kerja Aman. Capaian ini memperpanjang rekor perusahaan selama 18 tahun berturut-turut menjaga lingkungan kerja yang aman.
Tak hanya fokus pada produksi, Badak LNG juga mengembangkan unit bisnis operasional yang memberi kontribusi signifikan.
Layanan tersebut meliputi dukungan teknis untuk operasi LNG seperti engineering support, pendampingan pra-commissioning hingga start-up kilang, operasi dan manajemen kilang LNG, serta pelatihan profesional di bidang LNG.
Sepanjang 2024, unit bisnis ini menjalankan 19 kegiatan usaha, dengan layanan Commissioning and Start-Up Assistance menjadi tulang punggung utama kontribusi usaha.
Selain itu, perusahaan juga menjalin sinergi dengan 12 Anak Perusahaan Pertamina Group dalam berbagai bentuk kolaborasi strategis, baik sebagai pemberi maupun penerima manfaat.
President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
"Kami bersyukur atas capaian kinerja Badak LNG selama tahun 2024. Terima kasih atas dukungan dari seluruh pekerja dan juga shareholders selama ini," jelas Achmad Khoiruddin, dikutip Kamis (19/6/2025).
Diakuinya, meskipun tantangan eksternal cukup signifikan, tim Badak LNG mampu menjaga stabilitas produksi dan efisiensi secara konsisten.
"Ke depan, strategi kami adalah memperkuat sinergi dalam grup dan terus mendukung upaya transisi energi yang berkelanjutan," imbuhnya.
Presiden Komisaris & Komisaris Independen, Daniel S. Purba, juga memberikan pandangan serupa. Menurutnya, Kinerja tahun 2024 merupakan cerminan dari budaya kerja unggul dan kepemimpinan yang solid.
"Dewan Komisaris mendukung penuh arah strategis perusahaan ke depan, Badak LNG akan terus menjadi mitra terpercaya dalam pengelolaan gas alam Indonesia," jelas Daniel.
Achmad Khoiruddin menambahkan, dengan capaian tersebut, Badak LNG menegaskan posisinya sebagai pemain strategis dalam industri gas alam Indonesia sekaligus mitra utama dalam mendukung transisi energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







