Akurat
Pemprov Sumsel

Kerja Sama RI-Malaysia Kelola Blok Ambalat, Bahlil: Kita Lagi Bangun Konsep

Dedi Hidayat | 31 Juli 2025, 09:55 WIB
Kerja Sama RI-Malaysia Kelola Blok Ambalat, Bahlil: Kita Lagi Bangun Konsep

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara perihal kemungkinan kerja sama Indonesia dan Malaysia terkait pengelolaan Blok Ambalat.

Diketahui bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim sepakat untuk menyelesaikan sengketa di wilayah Ambalat.

Bahlil menyebut, saat ini diskusi tingkat tinggi sedang dilakukan antara kedua negara untuk mengelola potensi minyak dan gas di wilayah Ambalat. Salah satunya terkait dengan konsep pengelolaannya.

Baca Juga: Kementerian ESDM Jaring Masukan Pakar Soal LPG Satu Harga

“Dalam pembahasan tingkat tinggi, saya kebetulan ada. Lagi kita bangun konsep Ambalat adalah wilayah yang hari ini kan secara politik itu masing-masing merasa mengklaim kan kira-kira begitu, atau ada kebatasan-kebatasan,” kata Bahlil saat ditemui dhi Senayan, Rabu (30/7/2025) malam

Adapun, Bahlil menyampaikan bahwa potensi cadangan migas di wilayah tersebut cukup besar, namun hingga saat ini belum dimanfaatkan karena persoalan status dan batas wilayah.

Oleh karena itu, pendekatan kerja sama sedang dibangun agar kedua negara sama-sama memperoleh manfaat.

Ketua umum Partai Golkar ini menegaskan, tanpa pengelolaan yang disepakati bersama, potensi tersebut tidak akan memberikan keuntungan bagi kedua negara.

“Kalau seperti ini, sekalipun cadangan ada, tapi kalau tidak dikelola, dua-duanya tidak dapat bagian apa-apa,” ujarnya.

Terkait teknis kerja sama, Bahlil menyebut apabila disepakati antarnegara, maka akan ada keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masing-masing dalam pelaksanaannya.

“Sudah barang tentu kalau dilakukan antara negara dengan negara, maka akan dilakukan kerja sama antara BUMN Malaysia dan BUMN Indonesia,” ujar Bahlil.

Baca Juga: Kementerian ESDM Pastikan Ekspor Mineral Kritis ke AS Tak Langgar UU

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa kerja sama ini masih dalam tahap kajian dan belum final.

“Sekali lagi saya katakan bahwa ini masih dalam kajian. Belum tahu kapan dan bagaimana metode dan caranya, tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim sepakat untuk menempuh jalur kerja sama ekonomi dalam menyelesaikan sengketa wilayah Blok Ambalat.

Keduanya sepakat mengeksploitasi bersama kekayaan alam di kawasan yang selama ini menjadi sumber ketegangan di perbatasan kedua negara.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6/2025).

“Masalah perbatasan mungkin memerlukan waktu lebih panjang untuk diselesaikan secara teknis. Namun prinsipnya, kita sepakat untuk mencari penyelesaian yang menguntungkan kedua pihak,” kata Presiden Prabowo dalam konferensi pers bersama PM Anwar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.