Kopdes Merah Putih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Desa

AKURAT.CO Pemerintah menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai salah satu ujung tombak penggerak ekonomi dari level desa melalui alokasi stimulus fiskal dan percepatan pembiayaan yang akan digulirkan sebelum 20 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari paket kebijakan ekonomi 8+4+5 yang baru diluncurkan pemerintah pada 15 September lalu.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengatakan, dalam rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi triwulan IV yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah memutuskan untuk memberikan dukungan pembiayaan kepada Kopdes Merah Putih, terutama dalam pembangunan infrastruktur penunjang seperti gudang dan gerai usaha.
“Percepatan pembiayaan ini penting agar operasional Kopdes Merah Putih bisa segera berjalan di seluruh wilayah Indonesia. Melalui gudang dan gerai tersebut, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi dari bawah,” ujar Ferry di Wisma Danantara, Jakarta.
Ferry meminta pengelola Kopdes Merah Putih segera merampungkan perencanaan pembangunan fasilitas tersebut pada pertengahan Oktober, agar proses konstruksi bisa dimulai pada November.
Upaya ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan pertumbuhan ekonomi desa berjalan selaras dengan agenda pembangunan nasional.
Kopdes Merah Putih menjadi bagian integral dari strategi pemerintah dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis desa. Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat desa terhadap modal, distribusi hasil produksi, dan pemasaran.
Baca Juga: Cik Ujang Pastikan Semua Desa dan Kelurahan di Sumsel Sudah Bentuk Kopdes Merah Putih
“Pemerintah menaruh harapan besar pada peran koperasi desa. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, Kopdes Merah Putih akan memperkuat rantai pasok dari desa ke kota,” kata Ferry.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, program ini juga akan terintegrasi dengan sektor lain seperti pertanian, perikanan, dan tambak.
“Kami membahas juga program pertanian, desa nelayan, serta pengembangan tambak seluas 20.000 hektar di Pantura. Semua ini akan berjalan paralel dengan penguatan Kopdes Merah Putih,” ujar Airlangga.
Pemerintah juga akan mempercepat belanja di 12 kementerian dan lembaga serta mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dukungan untuk UMKM.
Sinergi berbagai stimulus ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dari level akar rumput.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








