Menu Kering MBG Ramadan, Zulhas: Tetap Penuhi Standar Gizi

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memastikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan 1447 Hijriah tetap memenuhi standar gizi meski disajikan dalam bentuk menu kering.
"Terpenting memenuhi aturan soal syarat gizi, karena di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kan sudah ada ahli gizinya," kata Zulkifli Hasan usai meninjau distribusi MBG di SMA Negeri 3 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).
Menurut dia, setiap paket MBG wajib mengandung unsur protein, karbohidrat, dan serat yang dihitung oleh tim ahli gizi di masing-masing SPPG. Penyesuaian dilakukan pada bentuk dan waktu distribusi selama bulan puasa.
Data Distribusi dan Cakupan
Di SMA Negeri 3 Kota Malang, MBG dalam bentuk makanan kering disalurkan kepada 1.060 siswa serta 98 guru dan tenaga kependidikan.
Baca Juga: BGN Sesuaikan Skema Program MBG Selama Ramadan
Kepala SMA Negeri 3 Kota Malang Sasongko mengatakan siswa menyambut positif program tersebut. "Alhamdulillah saya melihat anak-anak cukup antusias, sehingga bisa menjadi bekal mereka nanti pulang untuk berbuka puasa," ujarnya.
Sementara itu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang belum menerima distribusi MBG. Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin menyebut pihaknya masih dalam tahap verifikasi data.
"Kami memiliki 1.572 siswa siswi, kalau guru sama tenaga kependidikannya ada 208 orang. Setelah Pak Menteri kami akan melakukan koordinasi teknis," katanya.
Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah tengah mendata sekolah dan pondok pesantren yang belum memperoleh MBG. Ia menyebut sekitar 40% pondok pesantren masih belum terdistribusi. "Pondok (pesantren) juga banyak yang belum hampir 40 persen, itu didata," kata dia.
Penyesuaian Distribusi Selama Ramadhan
Selama Ramadhan, waktu distribusi disesuaikan. Untuk pondok pesantren, paket MBG dikirim mendekati waktu berbuka puasa. Sementara siswa non-Muslim di sekolah tetap menerima paket sesuai ketentuan.
Selain pelajar, pemerintah memastikan ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap menjadi penerima manfaat. "Kalau ibu hamil, balita dan ibu menyusui itu juga tetap mendapatkan," ujar Zulkifli Hasan.
Konteks Program MBG
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya pelajar. Secara historis, intervensi gizi sekolah telah menjadi strategi berbagai negara untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting nasional dalam beberapa tahun terakhir masih menjadi perhatian pemerintah, sehingga program berbasis pemenuhan gizi diperluas cakupannya.
Keberadaan SPPG dengan tenaga ahli gizi menjadi instrumen pengawasan kualitas agar distribusi makanan tidak hanya merata, tetapi juga memenuhi standar nutrisi.
Dampak dan Langkah Lanjutan
Penyesuaian MBG selama Ramadhan dinilai penting untuk menjaga kesinambungan asupan gizi tanpa mengganggu ibadah puasa. Bagi sekolah dan pesantren yang belum menerima distribusi, pemerintah meminta data rinci jumlah siswa sebagai dasar penghitungan kebutuhan.
Zulkifli Hasan menegaskan pendataan dipercepat agar pemerataan dapat segera dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








