Satgas RAFI PHE 2026 Pastikan Operasi Hulu Migas Tetap Andal Pasok Kebutuhan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina memastikan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman dan andal selama masa peningkatan aktivitas tersebut. Sebagai kontributor swasembada energi migas nasional, PHE saat ini mengelola lebih dari 80% aktivitas hulu migas di dalam negeri.
Selain menjaga produksi, PHE juga memastikan distribusi migas berjalan lancar melalui berbagai moda transportasi, termasuk melalui kapal kargo maupun penyaluran melalui jaringan pipa.
Baca Juga: PHE Jambi Merang Alihkan PI 10% ke BUMD Sumsel
Kegiatan operasional hulu migas juga tetap berlangsung aktif. Tercatat sebanyak 113 sumur pengembangan sedang dibor dengan dukungan 73 unit drilling rig. Selain itu, terdapat 5.310 pekerjaan workover dan well services yang dilaksanakan menggunakan 157 unit rig WOWS.
Di sisi eksplorasi, upaya penemuan sumber daya migas baru juga terus dilakukan di sejumlah wilayah prospektif, antara lain sumur eksplorasi Kampung Minyak Baru dan Almira di Sumatera Selatan, sumur LFE di Jawa Barat, dan sumur Darajingga di Jawa Timur.
“Kami memastikan kegiatan operasi hulu migas tetap berjalan secara optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan agar produksi dan distribusi energi nasional tetap terjaga,” ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen.
Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan andal selama periode siaga, sejumlah langkah penguatan operasional telah dilakukan, antara lain melalui peningkatan kesiapan Emergency Response Organization (ERO) beserta peralatan penanganan keadaan darurat di unit operasi, penugasan personel siaga non-emergency guna memastikan koordinasi dan kelancaran operasional.
Kemudian penerapan Fit to Work (FTW) melalui pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja serta pengelolaan kelelahan (fatigue management). Terakir, melalui penguatan pengelolaan logistik pendukung operasi, termasuk material pemboran dan kebutuhan operasional lainnya.
“Kami optimis kontribusi dari Subholding Upstream Pertamina pada pasokan energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga dengan baik,” tambahnya.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









