PLN Bangun SPKLU di Kemendag, Dorong Percepatan Kendaraan Listrik

AKURAT.CO PT PLN (Persero) bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia meresmikan penggunaan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kementerian Perdagangan.
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar instansi untuk mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pembangunan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi dan mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Baca Juga: PLN NP Gandeng Geo Dipa Tingkatkan Kinerja PLTP Dieng 1
Darmawan menjelaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya lebih efisien dari sisi energi, tetapi juga mampu menekan emisi karbon secara signifikan.
“Penggunaan kendaraan listrik adalah bagian penting dari transformasi energi menuju sistem yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Darmawan dikutip, Jumat (6/3/2026).
Sebagai tambahan informasi, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah mengoperasikan sebanyak 683 unit SPKLU di 385 lokasi yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.
Infrastruktur tersebut terdiri dari Ultra Fast Charging di atas 60 kW sebanyak 145 unit, Fast Charging 25–60 kW sebanyak 70 unit, serta pengisian daya Medium Charging 22 kW sebanyak 468 unit.
Sementara itu,!General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU di lingkungan Kementerian Perdagangan menjadi bukti komitmen PLN dalam memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik di pusat-pusat aktivitas masyarakat dan pemerintahan.
Baca Juga: PLN Pastikan Pasokan Batu Bara Untuk Pembangkit Listrik Masih Aman
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendorong peningkatan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
“Kami terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di Kementerian Perdagangan ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara PLN dan pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih,” ujar Andy.
Adapun, Fasilitas SPKLU tersebut dilengkapi dengan tiga unit Electric Vehicle Direct Current (EVDC) type Ultra Fast Charging dengan total enam konektor pengisian daya.
Infrastruktur ini dirancang untuk menghadirkan layanan pengisian kendaraan listrik yang cepat dan andal guna mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik di lingkungan Kementerian Perdagangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







