PGE Jamin Pasokan Listrik Panas Bumi Andal Saat Mudik dan Lebaran 2026

AKURAT.CO PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memastikan keandalan operasional pembangkit listrik berbasis panas bumi di seluruh area operasi pada periode mudik dan hari raya Idulfitri 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode peningkatan kebutuhan energi dan mobilitas masyarakat.
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani mengungkapkan, melalui pemanfaatan energi panas bumi, PGE terus berkontribusi menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mendukung penyediaan energi bersih bagi masyarakat.
Baca Juga: Gandeng PLN, PGE Siap Percepat Transisi Energi Bersih
“PGE berkomitmen memastikan pasokan listrik berbasis panas bumi tetap terjaga secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kehangatan.” kata Ahmad dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Sehubungan dengan hal tersebut, PGE terus memperkuat perannya dalam menyediakan energi bersih yang andal bagi masyarakat melalui pemanfaatan panas bumi.
Saat ini, PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang mencapai 727 megawatt (MW), yang berkontribusi signifikan terhadap pasokan listrik di berbagai daerah.
Mengelola 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, PGE menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung sistem kelistrikan nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Kontribusi tersebut tercermin dari peran berbagai pembangkit panas bumi yang dioperasikan PGE di sejumlah wilayah.
PLTP Area Kamojang memasok listrik ke lebih dari 260.000 rumah tangga setiap hari. Sementara itu, PLTP Area Lahendong menyuplai lebih dari 30% kebutuhan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta PLTP Area Ulubelu menopang sekitar 20% kebutuhan listrik di Lampung.
Keandalan PLTP PGE juga dibuktikan dengan tingkat ketersediaan pembangkit (availability factor) mencapai 98,93% serta tingkat outage yang sangat rendah, yakni 0,41%.
Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Andi Joko Nugroho mengatakan bahwa panas bumi memiliki keandalan tinggi karena tidak bergantung pada kondisi cuaca, cahaya, maupun bahan bakar fosil.
Karakteristik ini menjadikannya solusi strategis untuk menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mendukung pengembangan energi bersih secara berkelanjutan.
“PGE siap mendukung upaya transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon, terutama pada periode dengan kebutuhan listrik tinggi seperti mudik Idulfitri,” ujarnya.
Strategi ini sekaligus menegaskan kontribusi PGE dalam mendukung target perluasan kapasitas pembangkit berbasis EBT hingga 76% pada periode 2025-2034 sebagaimana tercantum dalam RUPTL.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









