Akurat
Pemprov Sumsel

Rekor! Transaksi SPKLU PLN Tembus 18 Ribu di H+2 Lebaran

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 30 Maret 2026, 07:50 WIB
Rekor! Transaksi SPKLU PLN Tembus 18 Ribu di H+2 Lebaran
Suasana pengisian daya kendaraan listrik di Zora SPKLU Center Signature, Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

AKURAT.CO PT PLN (Persero) mencatat rekor transaksi harian penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tertinggi sepanjang masa.

Capaian ini terjadi pada H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, jumlah transaksi pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) mencapai 18.088 kali dengan konsumsi energi sebesar 427.980 kilowatt hour (kWh).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa tingginya transaksi harian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN bersama mitra, terutama saat momentum mudik Idulfitri.

Baca Juga: PLN EPI Gandeng Swasta Kembangkan Sorgum untuk Biomassa PLTU

"Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh," kata Darmawan dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026) malam.

Darmawan menyampaikan, seiring pertumbuhan adopsi EV di tanah air, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak antar SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer.

Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik baik jalur tol maupun non-tol, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Idulfitri tahun sebelumnya.

"Kami juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile di titik-titik strategis exit tol untuk mengantisipasi pengguna EV yang membutuhkan pengisian daya darurat. Ribuan personel juga kami terjunkan untuk mendukung kelancaran operasional SPKLU selama periode siaga," ujarnya.

Baca Juga: PLN Sukses Jaga Listrik Andal saat Salat Idulfitri 2026

Selain penambahan infrastruktur, PLN juga meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya. Sejumlah SPKLU dengan tingkat okupansi tinggi telah ditingkatkan dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging untuk mempercepat proses pengisian.

"Upaya peningkatan kualitas layanan ini juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile," tambah Darmawan.

PLN terus memanjakan pengguna EV melalui layanan digital di aplikasi PLN Mobile, seperti fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU sepanjang rute yang dilalui termasuk ketersediaan konektor.

Selain itu, kata Darmawan juga terdapat fitur AntreEV yang memungkinkan pemantauan antrean pengisian daya secara real time.

"Kemudahan transaksi juga terus kami tingkatkan melalui pengembangan EV-TAP, yang menggunakan pembayaran berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur mudik Trans Jawa, sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis," tutur Darmawan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.