Presiden Prabowo Lantik Hanif Faisol Nurofiq Jadi Wamenko Pangan, Amankan Target Swassembada Pangan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan di Istana Negara.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat koordinasi ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global yang kian kompleks.
Pergeseran posisi Hanif dari Menteri Lingkungan Hidup ke sektor pangan dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tengah melakukan reposisi sumber daya manusia untuk mempercepat agenda swasembada pangan, sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan lintas sektor.
Baca Juga: Siapa Hanif Faisol Nurofiq? Ini Profil Wamenko Pangan Baru yang Dilantik Prabowo
Fokus Baru di Sektor Pangan
Pelantikan Hanif tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 51P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Kebijakan ini menegaskan arah baru pemerintah dalam mengoptimalkan kinerja kementerian dan lembaga, khususnya pada sektor strategis.
Pergeseran ini merupakan bagian dari penyegaran kabinet untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dan akselerasi program prioritas nasional.
Langkah ini juga mencerminkan bahwa sektor pangan kini menjadi prioritas utama, seiring meningkatnya tekanan global terhadap rantai pasok dan stabilitas harga pangan.
Dari Lingkungan ke Pangan
Perpindahan Hanif dari kursi Menteri Lingkungan Hidup ke Wamenko Pangan bukan tanpa alasan. Dengan latar belakang kuat di bidang kehutanan dan tata lingkungan, Hanif dinilai memiliki kapasitas untuk mengintegrasikan kebijakan lingkungan dengan produksi pangan berkelanjutan.
Sebelumnya, Hanif menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup sejak awal Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan di Kementerian LHK.
“Penguatan ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari aspek lingkungan. Kita butuh pendekatan yang terintegrasi,” ujar sumber internal pemerintah.
Rekam Jejak Hanif Faisol
Karier Hanif dimulai dari level teknis sebagai staf data di Kalimantan Selatan pada 1993. Seiring waktu, ia menapaki berbagai posisi strategis, termasuk menjadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan pada 2016.
Pengalaman panjang di sektor kehutanan dan tata ruang menjadi modal penting dalam memahami kompleksitas isu pangan nasional, mulai dari alih fungsi lahan hingga keberlanjutan produksi.
Reposisi Hanif terjadi di tengah meningkatnya urgensi ketahanan pangan, baik akibat perubahan iklim, geopolitik global, hingga tekanan inflasi pangan. Pemerintah membutuhkan figur yang mampu menjembatani koordinasi lintas kementerian, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga lingkungan hidup.
Dengan posisi barunya sebagai Wamenko Pangan, Hanif akan berperan dalam memastikan sinkronisasi kebijakan dan percepatan implementasi program strategis nasional di sektor pangan.
Pergeseran Hanif Faisol Nurofiq ke posisi Wamenko Bidang Pangan menjadi bagian dari langkah konsolidasi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kombinasi pengalaman teknis dan posisi strategis diharapkan mampu mendorong kebijakan yang lebih terintegrasi dan efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









