Akurat Logo

Ukraina Serang Lagi Fasilitas Minyak Rusia di Laut Baltik, Harga Minyak Global Terkerek

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 4 Mei 2026, 16:54 WIB
Ukraina Serang Lagi Fasilitas Minyak Rusia di Laut Baltik, Harga Minyak Global Terkerek
Ilustrasi minyak global

AKURAT.CO Ukraina kembali melakukan serangan ke pangkalan minyak milik Rusia di Laut Baltik dan berpotensi mengganggu pasokan energi global.

Mengutip Aljazeera, Senin (4/5/2026), serangan pesawat tak berawak (drone) kembali mewarnai konflik antara Ukraina dan Rusia, kali ini pelabuhan ekspor minyak menjadi sasaran dalam eskalasi terbaru yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Ukraina melancarkan serangan ke pelabuhan minyak Primorsk di Laut Baltik Rusia. Gubernur Leningrad, Alexander Drozdenko, menyebut serangan tersebut memicu kebakaran di kota pelabuhan, meski tidak menyebabkan tumpahan minyak.

Baca Juga: Sama-sama Jalur Ramai Minyak Global, Mengapa Selat Malaka Sulit Ditarif Seperti Selat Hormuz?

Adapun, lebih dari 60 drone dilaporkan berhasil ditembak jatuh di wilayah barat laut Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim serangan tersebut berhasil merusak fasilitas pelabuhan secara signifikan, termasuk kapal rudal dan kapal tanker yang digunakan dalam aktivitas ekspor minyak Rusia.

“Kerusakan signifikan terjadi pada infrastruktur pemuatan minyak,” kata Zelenskyy dalam pernyataannya.

Primorsk sendiri merupakan salah satu jalur ekspor minyak utama Rusia dengan kapasitas hingga satu juta barel per hari. Serangan terhadap infrastruktur ini dinilai berpotensi mengganggu pasokan energi global.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas energi Rusia dapat mendorong kenaikan harga minyak dunia. “Jika pasokan minyak kami berkurang di pasar global, harga bisa naik lebih tinggi dari level saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, kedua negara terus saling melancarkan serangan drone hampir setiap hari dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Di wilayah Rusia, sejumlah korban sipil juga dilaporkan. Seorang pria lanjut usia tewas dalam serangan drone di wilayah Moskow, sementara tiga orang, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan di wilayah Smolensk.

Bukan Kali Pertama

Langkah Ukraina menyerang fasilitas minyak Rusia diketahui bukan yang pertama kalinya terjadi. Tercatat, Ukraina pernah menyerang kilang minyak di Sizran dan kilang Novokuibyshevsk di dekatnya, sekitar 1.000 km (620 mil) dari perbatasan Ukraina.

Sebelumnya, Ukraina telah menyerang kilang Samara, lebih dari 1.000 km (620 mil) di sebelah timur Ukraina, dan kilang Gorky di Nizhny Novgorod, 500 km (310 mil) dari perbatasan Ukraina.

Dengan serangan tersebut membuat produksi minyak Rusia sempat terganggu. Dikutip dari Aljazerra, pengiriman minyak Rusia pada bulan Maret turun sebesar 300.000 barel per hari, dan produk olahan turun sebesar 200.000 barel per hari.

Harga minyak dunia pun terkerek naik. Tercatat Harga minyak Brent naik 1,2% hari ini Senin (4/5/2026) menjadi 109,47 USD per barel. Selama sebulan terakhir, harga minyak Brent turun 0,27%, namun masih 81,76% lebih tinggi dibandingkan setahun yang lalu. Secara historis, minyak mentah Brent mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD147,50 pada Juli 2008.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.