Badan Geologi Gandeng China Percepat Pemetaan Sumber Daya Mineral

AKURAT.CO Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi menandatangani Implementation Agreement dengan Chengdu Center of China Geological Survey (CC-CGS), Ministry of Natural Resources, People's Republic of China.
Penandatanganan ini menjadi langkah penguatan kerja sama teknis dan kelembagaan antara kedua institusi, khususnya dalam bidang pemetaan geokimia dan penilaian sumber daya mineral.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim dari kedua belah pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan perjanjian tersebut dan penyelenggaraan acara.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kebut Dedieselisasi di Wilayah 3T
"Kami ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada tim dari kedua belah pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan perjanjian ini dan penyelenggaraan acara hari ini. Berkat profesionalisme dan dedikasi Saudara-saudara sekalian, momen penting ini dapat terselenggara," kata Lana dalam keterangannya dikutip, Minggu (31/5/2026).
Lana meyakini, kerja sama antara kedua pihak ke depan akan semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Indonesia dan China.
Lana juga menegaskan bahwa Badan Geologi sangat mengapresiasi jalinan kerja sama yang telah terbangun selama ini.
"Kami berharap kerja sama ini akan terus berkembang pada tahun-tahun mendatang, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan saling menguntungkan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala PSDMBP Agung Pribadi menyampaikan bahwa potensi sumber daya mineral dan keragaman geologi Indonesia memiliki peran strategis dalam rantai pasok global mineral kritis.
Karena itu, kerja sama ilmiah, penyelidikan geokimia yang maju, serta penilaian sumber daya mineral yang terintegrasi menjadi semakin penting untuk mendukung pengembangan mineral yang berkelanjutan.
Baca Juga: Wamen ESDM: Stok BBM Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah
Agung menilai pertukaran pengetahuan, informasi, dan pengalaman di bidang pemetaan geokimia serta pengolahan data sangat diperlukan untuk memperkuat kapasitas ilmiah kedua institusi.
"Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong pertukaran pengetahuan ilmiah, teknologi, dan praktik terbaik yang bermanfaat bagi kedua institusi. Hal ini juga menjadi penting mengingat pengalaman dan keahlian China Geological Survey, khususnya Chengdu Center, dalam investigasi geologi, pemetaan geokimia, dan evaluasi sumber daya mineral," tutur Agung.
Kerja sama antara Badan Geologi dan China Geological Survey sendiri memiliki rekam jejak yang panjang dan konstruktif.
Sejak penandatanganan MoU di Beijing pada 18 Maret 2010, kedua pihak terus mengembangkan kolaborasi ilmiah dan teknis di bidang geosains.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






