Akurat Logo

BPS: Harga Beras Premium Naik Dua Digit Secara Tahunan

Andi Syafriadi | 2 Juni 2026, 12:13 WIB
BPS: Harga Beras Premium Naik Dua Digit Secara Tahunan
ilustrasi beras

AKURAT.CO Harga beras nasional masih menunjukkan tren kenaikan pada Mei 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan terjadi di seluruh rantai distribusi, mulai dari tingkat penggilingan, grosir, hingga eceran.

Namun, kenaikan paling tinggi tercatat pada beras premium di tingkat penggilingan yang melonjak dua digit secara tahunan.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengatakan rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Mei 2026 mencapai Rp13.765 per kilogram.

Baca Juga: Kementan Temukan 212 Merek Beras Premium dan Medium Tak Sesuai Standar

Angka tersebut naik 0,58% dibandingkan April 2026 dan meningkat 8,10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jika dirinci berdasarkan kualitas, beras premium mencatat kenaikan tertinggi. Harga beras premium di tingkat penggilingan naik 0,56% secara bulanan dan melonjak 12,81% secara tahunan.

Sementara itu, beras medium naik 0,79% dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 6,57% secara tahunan.

"Kenaikan harga terjadi baik pada beras premium maupun medium, baik secara bulanan maupun tahunan," ujar Pudji dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Selasa (2/6/2026).

Data tersebut menunjukkan tekanan harga beras premium masih lebih kuat dibandingkan beras medium. Secara nasional, rata-rata harga yang disampaikan BPS mencakup seluruh kualitas beras dan seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Harga Beras SPHP Tetap Stabil, Tidak Terpengaruh Dolar AS

Kenaikan harga di tingkat penggilingan menjadi indikator penting karena merupakan salah satu mata rantai awal dalam distribusi beras sebelum masuk ke pasar grosir dan eceran.

BPS juga mencatat tren kenaikan harga beras di berbagai level perdagangan masih berlangsung sejak 2022.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.