Kemenperin dan UNIDO Perkuat Kerja Sama Transformasi Industri Hijau

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus memperkuat sinergi dengan mitra internasional untuk memacu transformasi sektor industri nasional menuju industri yang yang lebih maju, ramah lingkungan, dan mampu bersaing di pasar global.
Dalam upaya tersebut, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menjadi salah satu mitra strategis yang telah bekerja sama dengan Kemenperin sejak 2009.
Komitmen untuk memperkuat kemitraan tersebut kembali ditegaskan melalui pertemuan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Deputy to the Director General and Managing Director UNIDO, Zou Ciyong di Jakarta.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Kemenperin Dorong IKM Masuk Rantai Pasok Nasional
"Kemitraan dengan organisasi internasional dan negara sahabat perlu terus diperkuat untuk mendukung transformasi industri Indonesia yang inovatif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan daya saing nasional di tengah dinamika ekonomi dunia," kata Agus dikutip dari laman Kemenperin, Sabtu (13/6/2026).
Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral Indonesia-UNIDO di sela penyelenggaraan BRICS PartNIR 2026 di Xiamen, Kemenperin dan UNIDO membahas sejumlah program kerja sama yang sedang berjalan.
Di antaranya adalah memacu percepatan penyusunan Programme for Country Partnership (PCP), sebuah kerangka kerja sama yang diharapkan dapat memperluas kolaborasi Indonesia dan UNIDO di berbagai sektor industri.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara Indonesia dan UNIDO.
"Indonesia memandang UNIDO sebagai mitra penting dalam mendukung transformasi industri yang inklusif dan berkelanjutan. Kami berharap berbagai inisiatif yang dibahas dalam forum BRICS PartNIR dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan industri nasional," ujar Tri.
Salah satu program yang menjadi perhatian bersama adalah pembentukan Eco-Industrial Park (EIP) Center di Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).
Pusat tersebut dirancang sebagai sarana untuk mempercepat transformasi kawasan industri menjadi lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Saat ini, Kemenperin dan UNIDO telah membentuk tim teknis yang bertugas menyiapkan berbagai aspek agar pusat tersebut dapat segera beroperasi.
Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama dalam BRICS Center for Industrial Competence (BCIC).
Seiring bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS, inisiatif ini dinilai dapat membantu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia industri, mempercepat penerapan teknologi manufaktur digital, serta membuka peluang kolaborasi inovasi dan teknologi dengan negara-negara berkembang lainnya.
Baca Juga: Kemenperin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,59 Triliun untuk Perkuat Daya Saing Industri
Pembahasan turut mencakup pengembangan industri nikel yang berkelanjutan melalui inisiatif yang dijalankan UNIDO bersama Tsingshan Holding Group dari China.
Indonesia menyambut baik berbagai upaya yang dapat mendukung hilirisasi industri mineral sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









