DPR Setujui Pagu Indikatif ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Migas Terbesar

AKURAT.CO Komisi XII DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp27,33 triliun.
Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat kerja pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) yang berlangsung, Senin (15/6/2026) malam.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyampaikan, angka pagu indikatif yang diusulkan oleh pihaknya pada tahun ini sebesar Rp27,33 triliun.
Baca Juga: DPR Sahkan UU PPRT Setelah 22 Tahun, Ketua Komisi XIII: Ini Kemenangan Kemanusiaan
“Pemimpinan dan anggota Komisi XII DPR RI secara ringkas RKA-K/L Kementerian ESDM tahun angkaran 2027 sesuai hasil pembahasan RKA-K/L yang baru selesai pada sore hari ini adalah sebagai berikut. Pagu Kementerian ESDM tahun anggaran 2027 adalah sebesar Rp27,33 triliun,” kata Yuliot dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI, Senin (15/6/2026) malam.
Setelah penyampaian tersebut, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta persetujuan seluruh anggota komisi terhadap pagu indikatif yang telah dibahas bersama pemerintah.
Bambang menegaskan bahwa angka yang disampaikan Kementerian ESDM telah sesuai dengan hasil pembahasan yang dilakukan sejak pagi hari.
“Tadi apa yang sudah dibacakan oleh Bapak Wamen, itu sama persis seperti apa yang sudah kita bahas dari tadi pagi. Kemudian untuk itu kami meminta persetujuan dari seluruh anggota Komisi XII DPR RI terhadap pagu indikatif kementerian ESDM RI yang tadi sudah disampaikan,” ujar Bambang.
Setelah mendapat persetujuan dari seluruh anggota yang hadir, Bambang secara resmi mengetuk palu persetujuan rapat.
“Apakah bisa disetujui? Setuju ya? Saya ketok. Komisi XII DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp27,33 triliun,” tegasnya.
Adapun, dari usulan tersebut alokasi anggaran terbesar diberikan kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) sebesar Rp11,33 triliun dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sebesar Rp10,46 triliun.
Baca Juga: Tekan Risiko Fiskal, Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Transaksi Batu Bara DMO Pakai Rupiah
Selain itu, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) memperoleh pagu sebesar Rp1,81 triliun, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM Rp881,43 miliar.
Kemudian, anggaran untuk Badan Geologi Rp749,49 miliar, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Rp702,53 miliar.
Sementara itu, Sekretariat Jenderal KESDM memperoleh alokasi Rp532,75 miliar, BPH Migas Rp474,43 miliar, Inspektorat Jenderal Rp124,46 miliar, BPMA Rp105,31 miliar, Ditjen Penegakan Hukum ESDM Rp86,38 miliar, dan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional sebesar Rp78,60 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









