Akurat Logo

Segini Dampak Ekonomi MotoGP bagi Masyarakat Mandalika

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 18 Juni 2026, 18:50 WIB
Segini Dampak Ekonomi MotoGP bagi Masyarakat Mandalika
Manajemen InJourney mengadakan konferensi pers

AKURAT.CO Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika dinilai telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain mendorong sektor pariwisata dan investasi, ajang balap motor dunia tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal serta memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

Direktur Utama PT InJourney, Maya Watono, mengatakan pembangunan Mandalika sebagai destinasi unggulan tidak dapat dilakukan secara instan.

Baca Juga: Investasi KEK Mandalika Tembus Rp5,96 Triliun, Terbaru dari Perusahaan Asal Spanyol

“Lima tahun tidak terasa kita sampai di sini, tapi mungkin kita butuh lima tahun lagi untuk menjadikan destinasi ini, menjadi destinasi kelas dunia. Dan impact dari MotoGP untuk kawasan Mandalika dan NTB keseluruhan, itu sangat luar biasa,” kata Maya dalam Press Conference dan Launching Ceremony Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Kamis (18/6/2026).

Penyelenggaraan MotoGP juga dinilai berhasil meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal. Maya mencontohkan transformasi petugas marshal MotoGP di Mandalika.

Pada penyelenggaraan perdana MotoGP tahun 2022, seluruh marshal masih didatangkan oleh penyelenggara internasional, Dorna Sports. Namun kini seluruh marshal yang bertugas berasal dari masyarakat NTB.

“Yang luar biasa lagi, kita mulai mengekspor marshal-marshal kita ke Jepang dan Malaysia. Jadi sebenarnya SDM kita ini sangat luar biasa dan bisa kita tingkatkan tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga ke tingkat internasional,” ujar Maya.

Maya juga menilai MotoGP telah menjadi sarana promosi Indonesia yang efektif di tingkat global. Menurutnya, ajang tersebut disaksikan di lebih dari 200 negara dengan jangkauan mencapai 670 juta penonton di seluruh dunia.

“Sekarang kita tidak hanya memiliki nation branding, tetapi juga nation pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai MotoGP merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi melalui sektor sport tourism dan industri olahraga yang memiliki potensi pertumbuhan sangat besar.

Menurut Erick, nilai pasar sport tourism global saat ini mencapai sekitar USD625 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi USD2,7 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Sementara industri olahraga dunia bernilai lebih dari USD500 miliar dengan pertumbuhan sekitar 8% per tahun.

Erick berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus mendukung penyelenggaraan MotoGP agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin besar bagi masyarakat.

“Artinya ini saya berharap tentu pertumbuhan penonton sudah terbukti, ekonomi impact sudah terbukti. Meng-create talenta sudah terbukti, nah bagaimana kita semua disini bisa terus meningkatkan, meningkatkan supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan,” ucap Erick.

Di sisi lain, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyebut MotoGP telah menjadi magnet utama bagi pariwisata dan investasi di daerahnya.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan MotoGP selalu berdampak pada peningkatan tingkat hunian hotel, penambahan penerbangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, lebih dari 600 pelaku UMKM lokal terlibat dalam setiap gelaran MotoGP di Mandalika.

Indah berharap masyarakat Indonesia memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap MotoGP Mandalika karena ajang tersebut merupakan kebanggaan nasional.

“Kami ingin Mandalika menjadi milik Indonesia, sehingga rasa memiliki untuk menyukseskan event ini tidak hanya milik masyarakat Nusa Tenggara Barat, tetapi milik masyarakat Indonesia, karena kita beruntung menjadi salah satu negara yang bisa menghelat event MotoGP,” pungkasnya.

Perlu diketahui, ajang MotoGP Indonesia 2026 (Pertamina Grand Prix of Indonesia) diselenggarakan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada bulan Oktober mendatang.

Balapan ini merupakan seri ke-18 dalam kalender musim 2026 dan digelar tepat sebelum GP Australia di Phillip Island.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.