Akurat Logo

PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik di Parung Panjang hingga Bekasi

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 19 Juni 2026, 21:57 WIB
PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik di Parung Panjang hingga Bekasi
Pemadaman listrik di sejumlah wilayah terjadi pada Jumat

AKURAT.CO Pemadaman listrik kembali terjadi pada, Jumat (19/6/2026). Salah satu wilayah yang terdampak adalah daerah Parung Panjang Kabupaten Bogor.

Pemadaman tersebut dibenarkan oleh salah seorang warga bernama Anggi. Dirinya mengaku, pemadaman terjadi pada pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.

“Tadi pagi sekitar jam 9 dan baru nyala lagi jam 12,” kata Anggi kepada Akurat.co, Jumat (19/6/2026).

Anggi menambahkan, pemadaman listrik disekitar rumahnya terjadi secara mendadak dan tidak ada informasi terlebih dahulu. “Enggak terinfo, tiba-tiba listrik mati,” tambahnya.

Tidak hanya di Parung Panjang, pemadaman listrik juga terjadi di wilayah Bekasi. Hal tersebut dikatakan oleh seorang warga bernama Chandra.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Jadi Alarm: IESR Sesalkan Tak Ada Satupun Anggota Komisi XII DPR RI yang Kritis

Chandra menyebut, pemadaman terjadi sejak pukul 09.30 WIB. Namun sampai dengan pukul 15.30 WIB listrik di wilayah sekitar rumahnya belum kembali teraliri.

Dirinya pun menyampaikan, sudah melakukan pengaduan ke PLN terkait dengan pemadaman tersebut. Akan tetapi belum ada tanggapan dari pihak PLN.

“Lumayan lama, dari jam 09.30 sampai sekarang belum hidup. Saya coba bikin laporan di PLN Mobile udah empat kali per hari ini, tapi belum ada tanggapan apa-apa,” tutur Chandra.

Sementara itu, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan Jawa saat ini masih beroperasi dalam kondisi terkendali. Akan tetapi, perseroan terpaksa melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

“Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah,” ucap Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, Jumat (19/6/2026).

Gregorius mengatakan, langkah tersebut diambil setelah terjadi kendala teknis operasional pada sejumlah pembangkit, termasuk gangguan pada dua unit pembangkit berkapasitas besar yang menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik sistem Jawa.

Menurutnya, meski terjadi gangguan pada pembangkit, kondisi sistem kelistrikan Jawa secara keseluruhan masih dalam keadaan aman dan terus dipantau secara intensif oleh PLN.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengoptimalkan pasokan listrik dari pembangkit lain yang masih beroperasi serta melakukan berbagai pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik.

“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.