SKK Migas: Bukit Panjang Didorong Cepat Onstream, Tambah LPG dan Kondensat

AKURAT.CO PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), anak perusahaan Searah Limited, menggelar seremoni First Steel Cutting untuk proyek pengembangan Lapangan Bukit Panjang yang berada di Wilayah Kerja Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.
Acara ini merupakan tonggak penting dalam pelaksanaan proyek setelah sebelumnya memperoleh persetujuan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision) pada April lalu.
Pencapaian FID tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi sumber daya energi di Wilayah Kerja Ketapang.
Baca Juga: Menjadikan Wakaf sebagai Ibadah Sosial dan Investasi Akhirat
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan bahwa dimulainya fabrikasi fasilitas produksi merupakan bukti nyata komitmen para pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan sumber daya migas nasional.
Pencapaian FID dan dimulainya kegiatan fabrikasi untuk Lapangan Bukit Panjang menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi sektor hulu migas Indonesia.
“SKK Migas akan terus mendukung pelaksanaan proyek strategis seperti ini agar dapat berjalan dengan aman, tepat waktu, dan memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target produksi nasional," kata Djoko dikutip dari laman SKK Migas, Sabtu (20/6/2026).
Djoko menambahkan, percepatan penyelesaian proyek akan semakin mempercepat kontribusi Lapangan Bukit Panjang terhadap produksi migas nasional.
"Semakin cepat tentu semakin baik. Kami berharap tahun depan Lapangan Bukit Panjang dapat onstream dengan tambahan produksi kondensat sekitar 1.000 BOPD serta menghasilkan LPG sampai dengan 189 metrik ton per hari atau setara sekitar 2.170 BOEPD," tambahnya.
Dengan estimasi puncak produksi mencapai 50 MMSCFD, Lapangan Bukit Panjang akan dikembangkan melalui pembangunan fasilitas produksi lepas pantai yang terintegrasi dengan infrastruktur eksisting di Lapangan Bukit Tua yang berada di Wilayah Kerja Ketapang dan telah berproduksi sejak tahun 2015.
Dengan target produksi pada tahun 2028, proyek pengembangan lapangan Bukit Panjang ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi migas di Wilayah Kerja tersebut yang berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Timur sekaligus mendukung target peningkatan produksi migas nasional.
Presiden Direktur PCK2L, Yuzaini Md Yusof menyebut, pengembangan Lapangan Bukit Panjang merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki melalui pengembangan yang efisien dan berkelanjutan.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 20 Juni 2026: Antam Melemah, Saatnya Investasi?
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan SKK Migas, serta menantikan kerja sama yang erat selama proses pengembangan ini," ujar Yusof
Searah Limited, yang resmi berdiri pada 1 Juni 2026, merupakan perusahaan patungan antara PETRONAS dan Eni dengan kepemilikan masing-masing sebesar 50%.
Perusahaan ini menggabungkan sejumlah aset terpilih di Malaysia dan Indonesia, yang sebagian besar berlokasi di Jawa Timur, sebagai bagian dari pendekatan kemitraan strategis untuk memperkuat nilai portofolio, mendukung pengembangan energi berkelanjutan, serta meningkatkan ketahanan energi regional.
Beroperasi sebagai entitas independen, Searah menyediakan platform yang lebih fokus untuk meningkatkan kinerja operasional dan mempercepat penciptaan nilai.
Wilayah Kerja Ketapang merupakan bagian dari kombinasi bisnis ini, yang menghadirkan portofolio seimbang yang terdiri atas 19 aset gas yang telah berproduksi maupun yang sedang dalam tahap pengembangan di kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








