Akurat Logo

Danantara Ungkap Alasan Dirut Pos Indonesia Mundur

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 3 Juli 2026, 18:36 WIB
Danantara Ungkap Alasan Dirut Pos Indonesia Mundur
Wisma Danantara

AKURAT.CO PT Danantara Indonesia mengungkapkan bahwa Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph telah mengajukan surat pengunduran diri pada Senin (29/6/2026) setelah menyelesaikan proses evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perusahaan.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas mengatakan, selama kurang lebih tiga bulan terakhir direksi Pos Indonesia diberi mandat untuk memimpin proses pembenahan perusahaan melalui due diligence terhadap aspek keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi.

“Selama kurang lebih tiga bulan terakhir, beliau kami tugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan,” kata Rohan dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Shopee Beri Pembekalan Jadi Konten Kreator untuk Puluhan Keluarga Karyawan dan Kurir Pos Indonesia

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, manajemen menilai PT Pos Indonesia membutuhkan pembenahan yang bersifat fundamental dan menyeluruh.

Kompleksitas persoalan yang dihadapi dinilai memerlukan kepemimpinan dengan keahlian yang lebih spesifik untuk melanjutkan agenda transformasi perusahaan.

“Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,” ujarnya.

Danantara, kata Rohan menyatakan menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan jajaran kepemimpinan baru guna melanjutkan proses restrukturisasi yang telah berjalan.

Di sisi lain, Rohan mengungkapkan bahwa proses due diligence dan evaluasi yang dilakukan menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

Bahkan, pihaknya menerima laporan serta menemukan indikasi adanya sejumlah penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan yang saat ini tengah ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami juga menerima laporan serta menemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rohan.

Menurutnya, seluruh persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus diselesaikan secara bertahap demi mengembalikan kesehatan dan kredibilitas PT Pos Indonesia.

“Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat,” tutur Rohan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.