Akurat Logo

Pemerintah Siapkan 62.530 Rumah Subsidi, Apersi Siap Berikan Dukungan Penuh

Esha Tri Wahyuni | 11 Juli 2026, 22:11 WIB
Pemerintah Siapkan 62.530 Rumah Subsidi, Apersi Siap Berikan Dukungan Penuh
Menteri PKP, Maruarar Sirait

AKURAT.CO Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mempercepat pembangunan rumah subsidi.

Komitmen tersebut disampaikan usai jajaran pengurus baru APERSI bertemu Menteri PKP.

Ketua Umum APERSI, Deddy Indrasetiawan mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus meminta arahan agar organisasi dapat berkontribusi lebih besar terhadap pencapaian target program perumahan pemerintah.

Baca Juga: Gandeng APERSI, SGP Optimis Bisa Dongkrak Penjualan Semen

"Hari ini, pengurus APERSI yang baru berkomunikasi dengan Menteri PKP untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus memohon arahan agar APERSI bisa bersinergi dengan Kementerian PKP.

"Dan yang paling utama pencapaian kami mudah-mudahan bisa lebih tinggi dari sebelumnya. Sesuai arahan Pak Menteri, kami siap melaksanakan seluruh arahan tersebut," ujar Deddy saat pertemuan dengan Menteri PKP di Wisma Mandiri, Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Deddy juga mengundang Menteri PKP untuk menghadiri pelantikan pengurus APERSI yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2026.

"Kami juga sekaligus mengundang Pak Menteri untuk hadir dalam pelantikan APERSI pada 21 Juli 2026 pukul 19.30 WIB," katanya.

Sementara itu, Menteri PKP, Maruara Surait juga mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan agenda peresmian pembangunan puluhan ribu rumah subsidi yang ditargetkan dihadiri Presiden Republik Indonesia.

"Saya juga nanti mengundang kamu, karena rencananya Presiden Republik Indonesia akan hadir untuk peresmian 62.530 rumah subsidi di Batang," ujar Maruara.

Ara menjelaskan capaian pembangunan rumah subsidi terus meningkat dibandingkan agenda peresmian sebelumnya. Dari semula sekitar 26 ribu unit, kemudian meningkat menjadi sekitar 50 ribu unit, kini jumlahnya telah mencapai 62.530 unit.

"Sudah kita lewati angka 26.000, kemudian 50.030, sekarang sudah 62.530 unit. Dengan izin Tuhan dan kolaborasi semua pihak, mulai dari developer, seluruh asosiasi, perbankan, BP Tapera, SMF, pemerintah daerah, Kementerian Dalam Negeri, BPS, hingga Kementerian Keuangan, semuanya mendukung. Tidak ada yang bisa bekerja sendirian," ujar Ara.

Maruara berharap jumlah rumah subsidi yang akan diresmikan terus bertambah hingga mencapai sekitar 88 ribu unit. "Doakan kita kembali bisa mengundang Bapak Presiden untuk peresmian 62.530 rumah ini. Mudah-mudahan angkanya bisa menjadi 88.000 unit," kata Ara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.