Laba Garudafood Tembus Rp309 Miliar di Semeseter I-2026, Penjualan Melonjak 20% di Tengah Ketatnya Daya Beli

AKURAT.CO Di tengah kekhawatiran terhadap pelemahan daya beli masyarakat dan persaingan ketat industri makanan dan minuman, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) justru mencatatkan kinerja yang semakin solid pada semester I-2026.
Produsen Gery, Garuda Kacang, Chocolatos, dan Clevo itu membukukan laba bersih sebesar Rp309,28 miliar, naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp290,33 miliar.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh lonjakan penjualan yang jauh lebih tinggi. Sepanjang Januari–Juni 2026, Garudafood mencatatkan penjualan bersih Rp7,27 triliun, meningkat sekitar 20,3% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp6,04 triliun.
Baca Juga: MUI Gandeng Perhutani dan Garuda Food Luncurkan Agrikas
Kenaikan tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk-produk Garudafood tetap kuat meski tekanan terhadap konsumsi rumah tangga masih menjadi perhatian pasar.
Kinerja ini sekaligus memperlihatkan kemampuan Garudafood mempertahankan momentum pertumbuhan setelah mencatatkan laba sepanjang 2025 sebesar Rp756,23 miliar.
Penjualan Tumbuh, Laba Bruto Ikut Menguat
Kenaikan penjualan mendorong laba bruto perusahaan menjadi Rp1,91 triliun, meningkat sekitar 15% dibandingkan Rp1,66 triliun pada semester I-2025.
Namun, peningkatan biaya penjualan dan beban operasional membuat pertumbuhan laba bersih tidak sebesar pertumbuhan pendapatan.
Beban penjualan tercatat naik menjadi Rp1,09 triliun dari sebelumnya Rp877,27 miliar, sementara beban umum dan administrasi relatif stabil di kisaran Rp376,82 miliar.
Di sisi lain, beban keuangan turun menjadi Rp74,23 miliar dari Rp82,77 miliar, membantu menjaga profitabilitas perusahaan.
Laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp406,29 miliar, sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp270,39 miliar, naik dari Rp257,70 miliar pada semester I-2025.
Laba per saham dasar juga meningkat menjadi Rp7,33, dibandingkan Rp6,99 setahun sebelumnya.
Persediaan dan Investasi Bertambah
Di neraca, total aset Garudafood mencapai Rp9,38 triliun per akhir Juni 2026, sedikit meningkat dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp9,33 triliun.
Perseroan juga meningkatkan investasi pada aset tetap menjadi Rp3,92 triliun, mencerminkan keberlanjutan ekspansi kapasitas maupun efisiensi operasional.
Persediaan meningkat menjadi Rp1,82 triliun dari Rp1,63 triliun pada akhir tahun lalu. Peningkatan ini umumnya mengindikasikan perusahaan menyiapkan stok lebih besar untuk mengantisipasi permintaan pasar pada semester berikutnya.
Di sisi lain, saldo kas dan setara kas turun menjadi Rp912,63 miliar dari Rp1,15 triliun pada akhir 2025. Penurunan tersebut terjadi seiring belanja modal, pembayaran dividen, dan aktivitas pendanaan perusahaan selama semester pertama.
Arus Kas Operasi Tetap Positif
Garudafood masih menghasilkan kas dari aktivitas operasional sebesar Rp316,07 miliar pada semester I-2026. Meski lebih rendah dibandingkan Rp473,59 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, arus kas positif tersebut menunjukkan bisnis inti perusahaan tetap menghasilkan likuiditas yang sehat.
Selama enam bulan pertama 2026, perusahaan juga mengalokasikan sekitar Rp341,41 miliar untuk belanja aset tetap serta membayar dividen tunai sebesar Rp382,32 miliar kepada pemegang saham.
Konsumsi Masyarakat Masih Menjadi Penopang
Kinerja semester pertama menunjukkan Garudafood masih mampu mempertahankan pertumbuhan di tengah tantangan industri makanan dan minuman. Kenaikan penjualan hingga lebih dari 20% menjadi sinyal bahwa merek-merek andalan perusahaan tetap memiliki daya tarik di pasar domestik.
Bagi publik, hasil ini mencerminkan bahwa konsumsi terhadap produk makanan ringan dan minuman bermerek masih relatif tangguh.
Sementara bagi investor, kombinasi pertumbuhan penjualan dua digit, laba yang tetap meningkat, serta arus kas operasional yang positif menjadi indikator bahwa Garudafood masih berada di jalur pertumbuhan meski menghadapi kenaikan biaya operasional dan distribusi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









