Surpres RUU Migas Ditandatangani Prabowo, ESDM Siapkan Tim Susun DIM

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah mulai menyiapkan pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).
Bahlil mengatakan, Surat Presiden (Surpres) terkait RUU tersebut telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Kementerian ESDM selaku koordinator selanjutnya membentuk tim lintas kementerian untuk menyiapkan DIM.
“Untuk surpresnya sudah ditandatangani oleh Bapak Presiden, dan sekarang kami dari ESDM sebagai koordinatornya nanti, sudah akan membentuk tim lintas kementerian. Suratnya pun sudah saya keluarkan,” kata Bahlil di Balai Sudirman, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM Tugaskan PLN Garap Panas Bumi Ungaran, Pengembangan 55 MW Masih Tunggu Eksplorasi
Bahlil menyampaikan, tim lintas kementerian tersebut akan segera melakukan rapat untuk menyusun DIM.
Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah belum dapat menyampaikan substansi DIM karena proses pembahasannya baru akan dimulai.
“Nanti setelah itu kami akan melakukan rapat untuk menyusun DIM-nya. Karena undang-undang itu adalah inisiatif dari DPR. Tugas eksekutif adalah membuat DIM-nya,” ujarnya.
Bahlil mengatakan, pembentukan BUK diarahkan untuk menjadi instrumen dalam memperkuat industri hulu minyak dan gas bumi (migas).
Salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan lifting migas sekaligus memberikan kepastian berusaha bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
Menurutnya, keberadaan BUK diharapkan dapat membuat proses perizinan bagi perusahaan hulu migas menjadi lebih sederhana dan tidak berbelit-belit.
“Tetapi yang saya mau sampaikan adalah BUK ini sebagai instrumen penting dalam rangka meningkatkan lifting dan kepastian berusaha serta tidaknya berbelit-belit bagi pengu- perusahaan di hulu migas, K3S dalam mendapatkan izin,” tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









