Soal KMP Batumandi, Capt. Hakeng: ASDP Tunjukkan Kesiapsiagaan Krisis, Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

AKURAT.CO Tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, setelah mengalami kebakaran hebat menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sistem keselamatan dan manajemen krisis dalam industri pelayaran nasional.
Pakar maritim DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menegaskan, penanganan kecelakaan kapal tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi harus mengintegrasikan penyelamatan manusia, pengendalian stabilitas kapal, kepatuhan terhadap prosedur hukum, serta mitigasi dampak lingkungan.
Menurut DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa S.SiT., S.H., M.H., M.Mar, kebakaran di atas kapal merupakan salah satu keadaan darurat paling kompleks dalam dunia maritim. Ruang kapal yang terbatas, keberadaan bahan bakar, sistem permesinan, instalasi listrik, dan muatan kendaraan membuat api berpotensi berkembang cepat sekaligus menyulitkan proses pemadaman.
Baca Juga: Kemenhub Kawal Klaim Asuransi Penumpang KMP Batumandi yang Tenggelam
“Dalam keadaan darurat di laut, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Namun, upaya penyelamatan juga harus memperhitungkan kondisi teknis kapal, stabilitas, keselamatan kapal lain, dan risiko terhadap lingkungan. Semua keputusan harus didasarkan pada penilaian situasi yang cermat,” ujar Capt. Hakeng dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).
KMP Batumandi, kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry yang melayani rute Merak–Bakauheni, dilaporkan tenggelam pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 20.54 WIB setelah mengalami kebakaran sejak Selasa sore (20/10/2026). Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan bantuan puluhan kapal nelayan. Sementara itu, 89 kendaraan yang berada di atas kapal ikut tenggelam.
Lebih lanjut Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni LEMHANNAS RI Strategic Centre (IKAL SC) ini menjelaskan, kebakaran kapal pada umumnya dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain kesalahan manusia, gangguan mekanis, kerusakan sistem kelistrikan, dan karakteristik muatan yang mudah terbakar.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa faktor-faktor tersebut masih merupakan kemungkinan umum dan tidak dapat langsung dinyatakan sebagai penyebab insiden KMP Batumandi sebelum hasil investigasi resmi tersedia.
Capt. Hakeng yang juga Nakhoda Senior di atas Kapal LNG Tangker, menilai bahwa salah satu aspek penting dalam penanganan kebakaran kapal adalah menentukan lokasi yang aman untuk proses evakuasi dan pemadaman. Menurutnya, keputusan semacam itu harus mempertimbangkan jarak dari dermaga, kepadatan lalu lintas kapal, kondisi cuaca, arah angin, arus laut, serta kemudahan akses bagi tim penyelamat.
“Penanganan kebakaran kapal di kawasan pelabuhan memiliki risiko berlapis. Selain mengancam penumpang dan awak, kejadian tersebut dapat mengganggu operasional pelabuhan dan membahayakan kapal lain. Karena itu, pemilihan lokasi penanganan harus mempertimbangkan seluruh risiko tersebut,” katanya.
Capt. Hakeng juga menyoroti aspek teknis pemadaman yang kerap luput dari perhatian masyarakat. Menurutnya, menyiramkan air sebanyak-banyaknya bukan selalu menjadi solusi terbaik karena air yang masuk dan tertahan di dalam kapal dapat memengaruhi keseimbangan serta daya apung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








