Baim Wong Membantah Lakukan KDRT ke Paula Verhoeven

AKURAT.CO Sidang perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven membuat terkejut publik lantaran keterangan dari sejumlah saksi ahli yang dihadirkan.
Pada saat sidang, saksi ahli dari Paula Verhoeven mengatakan jika Paula diduga mengalami KDRT berdasarkan penilaiannya dari bukti CCTV.
Baca Juga: Sidang Perceraian Kembali Bergulir, Baim Wong Hadirkan Saksi Fakta
Namun Baim Wong melalui kuasa hukumnya Usman A Lawara membantah tudingan tersebut.
"Oh enggak ada. Itu katanya siapa itu? Nah kalau penglihatan kami, itu tidak ada kontak fisik," kata Usman di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
"Tapi kalau kontak fisik menurut penglihatan kami ya di dalam tadi, tidak ada," sambungnya.
Baca Juga: Paula Verhoeven Kecewa Cuma Bisa Ketemu Anak di Kantor
Pernyataan sejumlah saksi ahli dari Paula pun dianggap berlebihan dan sangat menyudutkan Baim Wong.
"Ya makanya saya bilang adanya statement itu dari mana. Dari persidangan tadi tidak ada pihak yang kondisinya terpental. Enggak, tidak ada, berlebihan itu," katanya.
"Didorong itu kan berarti pakai tangan orang lagi gini gini, enggak ada dorong-dorongan," tutup Usman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








