Akurat
Pemprov Sumsel

Mulai Tayang, Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Sutradara Film Godaan Setan Yang Terkutuk

Sri Agustina | 15 Mei 2025, 23:35 WIB
Mulai Tayang, Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Sutradara Film Godaan Setan Yang Terkutuk

AKURAT.CO, Film Godaan Setan Yang Terkutuk keluaran rumah produksi Maxima Pictures bersama VLP Indonesia dan Ben Film itu mulai tayang hari ini, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga: Film Godaan Setan yang Terkutuk Tayang 15 Mei, Dibintangi Poppy Sovia hingga Donny Alamsyah

Sutradara Godaan Setan Yang Terkutuk, Fahmy J Saad mengungkapkan salah satu pesan yang ingin didapatkan para penonton saat menyaksikan karyanya.

"Godaan Setan Yang Terkutuk kebetulan basic storynya, sinopsisnya adalah Pak Ahmad, Ibu Sri, dan dua anak perempuan. Tapi treatment ini adalah basic story yang sudah kita retouch lagi, karena point of interestnya tadinya kita mau langsung direct lebih frontal, tetapi dari rekan-rekan para produser kita gimana caranya ini menjadi suatu film ber-genre horror tetapi impactnya, dramanya tetap harus kuat dan bisa dinikmati oleh keluarga. That's why 13 tahun ke atas," ujar Fahmy di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025).

Film Godaan Setan Yang Terkutuk menceritakan soal Ustaz Ahmad (Donny Alamsyah), seorang peruqyah berpengalaman, selama ini dikenal mampu membantu banyak orang menghadapi gangguan gaib. Namun, ujian terberat justru datang dari dalam rumahnya sendiri.

"Bayangin Seorang ustaz yang selalu mengajarkan tentang kebaikan melalui agamanya, agama Islam tapi masih bisa kena impact sampai melukai istrinya," katanya.

Fahmy mengatakan dalam film akan ada pesan tersirat yang ingin disampaikannya bahwa dalam kehidupan harus mengutamakan mendapatkan sesuatu dengan cara yang benar dan halal.

Baca Juga: Tantangan Donny Alamsyah di Film Godaan Setan yang Terkutuk

Menjadi hari pertama penayangan, Fahmy mengaku sudah mendapatkan respons positif dari para penonton. Namun dia tak ingin terlena dengan hal itu. Sebab baginya pesan yang didapat dan diterima oleh penonton sudah cukup membuatnya senang.

"Ada sebagian sih yang udah so far alhamdulillah, pesannya bisa dengan mudah diterima dan diingat. Karena emang kita bikin sesimpel mungkin. Format di film ini memang ya film grade B ke bawah bukan grade A. Yang penting saya mau menyampaikan pesan yang bisa dinikmati dan diingat," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R