Akurat
Pemprov Sumsel

Profil d4vd, Musisi Asal New York yang Gegerkan Publik karena Penemuan Jenazah di Mobilnya

Naufal Lanten | 10 September 2025, 20:55 WIB
Profil d4vd, Musisi Asal New York yang Gegerkan Publik karena Penemuan Jenazah di Mobilnya

 

AKURAT.CO Musisi muda Amerika, d4vd, mendadak jadi sorotan bukan hanya karena lagu-lagunya yang viral di TikTok, tetapi juga akibat penemuan jenazah dalam mobil Tesla yang terdaftar atas namanya di Los Angeles pada 8 September 2025. Temuan mengejutkan itu membuat publik penasaran, sebab d4vd sebelumnya dikenal lewat hits seperti Romantic Homicide dan Here with Me yang melambungkan kariernya hingga ke panggung dunia.

Awal Perjalanan Seorang d4vd

David Anthony Burke, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung d4vd (dibaca “David”), lahir pada 28 Maret 2005 di Queens, New York, sebelum kemudian pindah bersama keluarganya ke Houston, Texas. Sejak kecil, ia tumbuh dengan musik rohani karena keluarganya hanya memperbolehkan mendengarkan lagu gospel. Perubahan terjadi di usia 13 tahun ketika ia mendengar “Gucci Gang” milik Lil Pump. Dari situ, ia mulai mengeksplorasi musik di laptop sekolahnya hingga akhirnya menemukan musisi seperti XXXTentacion dan komunitas Members Only.

Perkenalannya dengan genre indie justru datang dari hal tak terduga: sebuah montage Fortnite. Dari situ, ia semakin mendalami dunia musik dan memilih jalur homeschooling setelah kelas tujuh agar lebih fokus.


Dari Gaming ke Musik: Awal Karier d4vd

Sebelum dikenal luas, d4vd memulai langkahnya lewat gaming montage Fortnite. Namun, ia sering berhadapan dengan masalah copyright di YouTube. Atas saran ibunya, ia mulai membuat musik sendiri agar terhindar dari masalah tersebut.

Ia mengunggah karya-karyanya di SoundCloud, termasuk lagu “You and I” dan “Take Me to the Sun”. Titik baliknya datang pada 20 Juli 2022, ketika ia merilis “Romantic Homicide”. Lagu itu lebih dulu viral di TikTok sebelum menembus posisi No. 3 di Billboard Hot Alternative Songs. Kesuksesan ini membuat label besar Darkroom dan Interscope Records mengontraknya pada September 2022.

Tak lama setelah itu, single “Here with Me” yang awalnya ada di SoundCloud, dirilis resmi di platform streaming. Lagu tersebut kembali meledak di TikTok, masuk ke Billboard Hot 100 di posisi 60, dan tembus 10 besar di Singapura. Menariknya, hampir semua lagu awal d4vd diproduksi hanya dengan aplikasi DAW gratis bernama BandLab.


Menanjak Lewat EP dan Kolaborasi

Tahun 2023 menjadi tonggak penting bagi kariernya. d4vd merilis EP debut Petals to Thorns pada 26 Mei 2023, yang kemudian disusul The Lost Petals pada 8 September 2023. Kedua rilisan ini memperkuat identitas musiknya yang melankolis dan emosional.

Di tahun yang sama, namanya semakin dikenal setelah berkolaborasi dengan Holly Humberstone di lagu “Superbloodmoon”. Ia juga terpilih dalam program Spotify Pop Rising On Tour dan bahkan menjadi opening act untuk tur besar SZA bertajuk SOS Tour.

Memasuki 2024, d4vd merilis double single Withering berisi lagu “Leave Her” dan “2016”. Pada Maret 2024, ia bergabung dengan brand gaming 100 Thieves sebagai content creator, sekaligus merilis lagu “Feel It” untuk soundtrack serial Invincible di Amazon Prime Video. Rangkaian rilisan lain seperti “There Goes My Baby” (Juli 2024) dan “Where’d It Go Wrong?” (Desember 2024) semakin mengokohkan namanya di industri musik global.


Album Debut Withered dan Tur Dunia

Setelah sukses dengan single, d4vd akhirnya merilis album debut Withered pada 25 April 2025. Sebelum peluncuran album, ia merilis tiga single penting:

  • “One More Dance” pada 7 Februari 2025

  • “Crashing” bersama Kali Uchis pada 28 Februari 2025

  • “What Are You Waiting For” pada 28 Maret 2025

Album ini mendapat sambutan besar, bahkan showcase spesial diadakan di SM Mall of Asia, Filipina. Pada debut penampilannya di Coachella 2025, momen tak terduga terjadi ketika d4vd gagal melakukan backflip dan terjatuh di panggung. Meski begitu, ia tetap melanjutkan performanya.

Tur dunia bertajuk Withered Tour resmi dimulai pada Agustus 2025 dan dijadwalkan berakhir pada Desember 2025.


Inspirasi dan Pengaruh Musik d4vd

Dalam wawancara dengan YouTuber Jepang, Takashii, d4vd menyebut bahwa anime adalah salah satu sumber inspirasi terbesarnya. Ia mengaku banyak belajar dari energi shonen seperti Dragon Ball Z, Naruto, hingga My Hero Academia. Baginya, pertarungan dalam anime itu “puitis” karena menggabungkan emosi dan gerakan cepat yang penuh makna.

Selain itu, nuansa melankolis dalam musiknya juga dipengaruhi oleh pengalamannya tumbuh di lingkungan religius dan keinginan mengekspresikan diri lewat karya.


Sisi Pribadi: Religius dan Aktif di Media Sosial

Di balik panggung, d4vd dikenal sebagai sosok religius. Ia seorang Kristen yang kerap membagikan konten bacaan Alkitab dan khotbah singkat melalui akun TikTok pribadinya. Hal ini membuatnya dekat dengan penggemar, tidak hanya lewat musik, tapi juga lewat pesan spiritual.


Kasus Penemuan Jenazah di Mobil Tesla

Nama d4vd mendadak menjadi sorotan besar pada September 2025. Pada 8 September 2025, polisi Los Angeles menemukan sisa jenazah manusia di dalam sebuah Tesla yang terdaftar atas nama d4vd. Mobil tersebut berada di sebuah tempat penitipan kendaraan (impound lot) setelah ditinggalkan di Hollywood Hills selama lima hari.

Menurut laporan, jasad yang sudah dalam kondisi terpotong-potong itu ditemukan di bagasi depan mobil, dibungkus dengan plastik. Identifikasi awal menyebutkan bahwa korban adalah seorang perempuan berambut hitam dengan tato di jari telunjuk kanan. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki kasus tersebut, sementara pihak d4vd disebut sepenuhnya kooperatif dalam proses investigasi.

Dalam waktu hampir bersamaan, kasus lain ditemukan di lokasi berbeda, yaitu mayat yang terbakar di sebuah Honda Civic. Polisi menegaskan keduanya merupakan insiden terpisah.

Akibat kasus ini, sejumlah brand besar seperti Hollister dan Crocs memilih untuk menangguhkan sementara kampanye promosi yang melibatkan d4vd sampai hasil investigasi keluar. Meski demikian, jadwal tur Withered tetap berjalan, termasuk konser di Minneapolis yang berlangsung sehari setelah penemuan jenazah tersebut.


Kesimpulan

d4vd adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa membangun karier dari ruang digital hingga menembus panggung dunia. Dari gaming montage sederhana, ia berkembang menjadi musisi internasional dengan karya-karya yang melejit lewat TikTok hingga Billboard.

Meski kini namanya juga diwarnai kontroversi terkait kasus penemuan jenazah di mobil Tesla miliknya, perjalanan musik d4vd tetap menjadi perhatian. Publik tentu akan terus menantikan perkembangan penyelidikan sekaligus karya baru dari sosok berbakat ini.


Baca Juga: Lee Jun Young Dikonfirmasi Bintangi Drakor The New Employee Chairman Kang

Baca Juga: Vadel Badjideh Bantah Lakukan Asusila di Nota Pembelaan

FAQ 

1. Siapa sebenarnya d4vd?
d4vd adalah nama panggung David Anthony Burke, penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat yang lahir pada 28 Maret 2005. Ia dikenal lewat lagu viral seperti Romantic Homicide dan Here with Me.

2. Mengapa d4vd bisa terkenal?
Namanya melejit setelah lagu Romantic Homicide viral di TikTok pada 2022 dan masuk tangga lagu Billboard. Setelah itu, ia dikontrak Darkroom dan Interscope Records.

3. Apa judul album debut d4vd?
Album debutnya berjudul Withered, yang resmi dirilis pada 25 April 2025 dan dilanjutkan dengan tur dunia bertajuk Withered Tour.

4. Apa hubungan d4vd dengan kasus penemuan jenazah di Tesla?
Pada 8 September 2025, polisi Los Angeles menemukan jenazah perempuan di mobil Tesla yang terdaftar atas nama d4vd. Hingga kini, ia disebut kooperatif dalam penyelidikan.

5. Apakah d4vd dihentikan dari tur atau promosi?
Sejauh ini tur Withered tetap berjalan sesuai jadwal, meski beberapa brand seperti Hollister dan Crocs menangguhkan kerja sama promosi sambil menunggu hasil investigasi.

6. Apa pengaruh anime pada musik d4vd?
d4vd mengaku anime, khususnya genre shonen seperti Dragon Ball Z, Naruto, dan My Hero Academia, sangat memengaruhi gaya musik dan energinya di panggung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.