Berita Duka: Baek Se hee, Penulis "I Want To Die But I Want To Eat Tteokbokki", Tutup Usia di Usia 35 Tahun

AKURAT.CO Dunia sastra Korea berduka atas kepergian Baek Se hee, penulis memoar terkenal I Want To Die But I Want To Eat Tteokbokki (2018) dan sekuelnya I Want To Die But I Still Want To Eat Tteokbokki (2024), yang meninggal dunia pada usia 35 tahun.
Penyebab meninggalnya belum diungkap secara resmi.
Namun, menurut Badan Donasi Organ Korea pada 17 Oktober, Baek telah menyelamatkan lima nyawa melalui donasi organ, menyerahkan jantung, paru-paru, hati, serta kedua ginjalnya di Rumah Sakit Layanan Asuransi Kesehatan Nasional Ilsan, Gyeonggi kota tempat ia dilahirkan.
Baca Juga: 4 Momen Paling Mengguncang di Episode 7 dan 8 Drakor My Youth
Sebelum kabar duka ini, Baek sempat hadir di Festival Penulis Singapura 2024, berbagi kisah tentang perjuangannya melawan distimia bentuk depresi ringan namun berkepanjangan di Victoria Theatre.
Ia dikenal jujur dan apa adanya saat membahas kesehatan mental, membuat banyak pembaca merasa dekat dengannya.
Karya Baek, yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa oleh penerjemah Korea Selatan Anton Hur, berisi percakapan mendalam antara dirinya dan sang terapis.
Kedua bukunya bukan hanya menjadi bestseller di Korea, tetapi juga mendunia, termasuk di Singapura di mana karya tersebut bertahan lebih dari 100 minggu di daftar buku terlaris The Straits Times.
Dalam wawancara terakhirnya pada tahun 2024, Baek sempat mengatakan, “Saya menyadari bahwa kita semua memiliki pergulatan yang serupa kecemasan, rasa tidak cukup, dan tekanan sosial. Buku saya mungkin laku, tapi saya juga merasakan kesedihan yang sama dengan mereka.”
Baek Se-hee dikenal sebagai sosok yang lembut, reflektif, dan berani membuka tabir kesehatan mental di masyarakat modern.
Ia meninggalkan warisan literasi yang bukan hanya menyentuh hati, tetapi juga menginspirasi ribuan orang untuk berani berdamai dengan diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









