Masuk Akmil, Dewi Perssik Bangga dan Haru Antar Anak Wujudkan Cita-cita

AKURAT.CO, Pendangdut Dewi Perssik tak dapat menyembunyikan rasa bahagia saat putra tunggalnya, Felice Gabriel, dinyatakan lolos dan diterima sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil).
Bagi Dewi, pencapaian ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga momen emosional sebagai seorang ibu.
Dewi mengungkap bahwa sejak lama Gabriel bercita-cita menjadi bagian dari TNI.
Baca Juga: Kerap Diejek Nyeleneh Oleh Netizen, Dewi Perssik: Anggap Aja Rejeki dari Allah
Meski dirinya sempat berharap sang anak memilih jalur Akademi Kepolisian (Akpol), dia akhirnya mengikuti keinginan putranya.
“Alhamdulillah, ini memang impiannya dia. Kalau saya dulu sempat ingin dia masuk Akpol, tapi karena hatinya ada di Akmil, ya saya dukung penuh,” ujarnya di kawasan Daan Mogot, Jakarta, belum lama ini.
Dewi Perssik menyadari perjalanan pendidikan di Magelang selama beberapa tahun ke depan bukan hal mudah.
Disiplin tinggi dan pengabdian besar sudah menanti sang putra.
“Ini profesi mulia, mengabdi untuk negara. Setelah itu baru keluarga. Jadi negara selalu nomor satu,” sambungnya.
Sebagai ibu, Dewi mengaku sempat merasakan berat saat harus melepas Gabriel menuju masa karantina. Dia menuturkan bahwa dirinya belajar ikhlas dengan menyadari bahwa putranya adalah titipan Tuhan.
“Pastinya berat banget. Tapi saya belajar untuk tidak merasa memiliki sepenuhnya. Ini titipan Allah, jadi saya serahkan kembali kepada Allah juga,” tuturnya.
Baca Juga: Terus Digosipin Mandul, Dewi Perssik Pamer Foto USG
Momen perpisahan itu semakin menyentuh hati ketika Gabriel berusaha menenangkan ibunya.
Kata-kata sederhana yang diucapkan sang anak justru membuat Dewi semakin terharu.
“Dia bilang, ‘Ma, jangan khawatir. Aku pasti baik-baik saja. Allah akan jaga aku. Mama harus bahagia dan jaga kesehatan,'" kenangnya.
Dewi kemudian mengingat sebuah janji yang ia bisikkan ketika Gabriel masih bayi.
Pada usia dua hari, saat tali pusarnya belum lepas, dia pernah menyampaikan doa dan harapan besar untuk masa depan putranya.
“Saya bisikkan bahwa suatu hari nanti dia akan menjadi seseorang yang dihormati, dan akan menjaga saya. Dan ternyata Allah kabulkan doa itu,” ungkapnya penuh haru.
Dia berharap putranya dapat menjalani pendidikan dengan lancar dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









