Denada Bongkar Rahasia Persalinan, Menyesal pada Ressa...

AKURAT.CO, Di balik ketegarannya selama ini, Denada menyimpan memori kelam tentang momen kelahiran putranya, Ressa.
Bukan sekadar perjuangan fisik, sang penyanyi mengungkapkan trauma psikologis saat harus menghadapi persalinan sendirian tanpa dukungan figur ayah, ditambah beban berat karena harus merahasiakan kehadiran sang buah hati dari mata publik.
Baca Juga: Gugatan Ressa: Denada Bongkar Bukti Perjuangan Finansial
Denada mengenang kembali betapa hancurnya perasaan saat itu. Alih-alih mendapatkan pendampingan yang hangat, dia justru terkurung dalam kesepian dan rasa sakit yang luar biasa.
"Jujur, kembali lagi aku kayak ada flashback. Yang aku ingat tuh aku pada saat itu aku sendiri, dan aku sedih banget, dan aku sakit banget rasanya hari itu. I was so alone," ungkap Denada dikutip dari kanal YouTube Feni Rose, Senin (16/3/2026).
Kepedihan itu semakin berlipat karena dia merasa tidak bisa merayakan kelahiran anaknya dengan wajar. Ada sebuah keharusan untuk menutupi kenyataan tersebut demi menjaga sebuah rahasia besar.
"Mestinya kan situasinya ideal, ada bapaknya, ada ibunya. Dan pada saat itu aku melihat betapa itu harus kita rahasiakan, itu harus kita keep. Itu mungkin salah satu hal yang juga bikin sedih," ujarnya pilu.
Meski dia berhasil melewati proses tersebut secara mandiri, Denada justru merasa gagal sebagai seorang ibu.
Hingga kini, rasa bersalah terus menyelimuti setiap interaksinya dengan Ressa, menciptakan jarak dan kecanggungan yang sulit ditembus.
"I feel so guilty, aku merasa bersalah banget. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semua. Tapi aku enggak bermaksud begitu Kak," isaknya menceritakan pergulatan batinnya.
Rasa tidak tenang itu selalu muncul setiap kali dia berhadapan dengan sang putra. Ada ketakutan mendalam jika Ressa telah mengetahui luka lama yang selama ini dia coba tutupi.
"Setiap aku melihat dia, langsung berasa kayak 'iya ya, tahu apa enggak ya? Tahu apa enggak ya?' Rasa canggung itu muncul karena aku merasa bersalah sama dia," tutur Denada jujur.
Kepergian sang ibunda, Emilia Contessa, membuat Denada merasa kini dialah satu-satunya yang memegang kunci kejujuran untuk Ressa.
Meski respons dari sang putra belum berpihak padanya, Denada tetap berusaha membuka pintu komunikasi dengan penuh kerendahan hati.
"Ressa kalau boleh, ingin rasanya ketemu Ressa. Enggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu kalau boleh pengin peluk aja. Tapi kalau Ressa enggak mau juga dimengerti kok," tulis Denada dalam sebuah pesan tulus.
Baca Juga: Upaya Denada Temui Ressa Belum Berbuah Hasil, Manajer Akui Pesan Tak Kunjung Dibalas
Kini, fokus utama Denada bukan lagi soal pembelaan diri, melainkan memberikan hak Ressa untuk mengetahui kebenaran langsung dari lisan ibunya.
"Aku berutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia. Mudah-mudahan di sini aku bisa cerita, enggak untuk mencari pembenaran, tapi aku kepengin paling tidak dia lihat dan dia dengar dari aku sendiri," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








