Ria Ricis Hiatus Film, Pilih Fokus Dampingi Anak di usia Golden Age

AKURAT.CO Dikenal sebagai sosok yang enerjik di depan layar, Ria Ricis kini mengambil langkah besar untuk mengerem laju kariernya di dunia seni peran.
Ibu satu anak ini secara terbuka menyatakan keputusannya untuk hiatus dari proyek film dan serial demi fokus mendampingi putri kecilnya, Moana, yang tengah berada di masa pertumbuhan emas atau sering disebut golden age.
Keputusan ini diambil Ricis bukan tanpa alasan. Ia mengaku belajar dari pengalaman sebelumnya di mana kesibukan syuting sempat menyita waktu kebersamaannya dengan sang buah hati.
Baca Juga: Lebaran Berdua, Ria Ricis Rayakan Idulfitri Penuh Makna Bersama Sang Putri
"Tahun ini aku lagi kalau film lagi nggak ambil lagi istirahat dulu karena seperti yang kita tahu film capek banget, series itu juga capek banget apalagi Moana lagi toddler. Di series terakhir saja itu Moana tuh bisa dibilang kurang kurang perhatian dari Ibunya jadi aku nggak mau terulang lagi," tegas Ricis di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026).
Kini, Ricis lebih memilih pekerjaan yang fleksibel dan bisa dilakukan dari rumah. Baginya, momen antar-jemput sekolah dan hadir secara fisik di setiap perkembangan Moana adalah kemewahan yang tidak bisa ditukar dengan materi apa pun.
"Apalagi di golden age-nya dia jadi untuk film dan untuk series segala macam tahun ini aku lagi kurang-kurangin dulu lagi nggak ambil dulu. Pengen fokus kerja dari rumah biar bisa antar jemput anak sekolah, bisa membersamai kebutuhan dan kehidupan anak aku," bebernya.
Ricis sangat menyadari bahwa ingatan anak di umur menjelang empat tahun akan membekas hingga dewasa. Ia ingin memastikan bahwa memori yang terbangun di benak Moana adalah sosok ibu yang selalu ada di sisinya.
"Betul! Karena kan sekarang ini golden age Moana udah mau empat tahun dan di situ tuh memorinya lagi kuat-kuatnya dan aku cuma pengen anak aku itu membangun memori yang baik bersama Ibunya," kata Ricis menjelaskan alasannya.
Meski masih sangat dini, Ricis juga sudah mulai memperkenalkan nilai-nilai spiritual kepada Moana, termasuk ibadah puasa di bulan Ramadan lalu.
Dengan penuh kesabaran, ia membiarkan Moana belajar mengenal makna menahan haus dan lapar sesuai kemampuannya.
Baca Juga: Bukan Hadiah Materi, Ria Ricis Tanamkan Nilai Spiritual pada Moana Sejak Dini di Ramadan 2026
"Dari 30 hari puasa, Moana paling cuma dapat tiga hari. Alhamdulillah tiga hari itu juga kadang jam sepuluh udah minta makan, jam dua belas minta makan. Ya normal lah namanya juga masih anak umur tiga tahun setengah dan memang nggak bisa dipaksa jadi pelan-pelan," ceritanya.
Selain pendidikan agama, Moana juga dibekali dengan berbagai aktivitas non-formal untuk mengasah motorik dan kemandiriannya sejak bayi, mulai dari gimnastik hingga les balet.
"Moana dari umur dua tahun dia udah masuk ke sekolah di Jakarta Selatan salah satu International School sama udah gimnastik dari umur enam bulan. Ada les balet, les Inggris, les bola semuanya ada alhamdulillah. Masih sampai sekarang masih berjalan sekolahnya," ungkap Ricis.
Tidak hanya soal prestasi, Ricis juga menanamkan empati sejak dini. Ia membiasakan Moana untuk menyortir mainannya sendiri untuk kemudian didonasikan kepada mereka yang membutuhkan.
"Itu aku dan Moana yang pilih karena emang di sini kan Moana punya ruangan sendiri khusus mainan dan Moana itu kalau dia udah beli mainan baru, mainan lama tuh pasti kita hibahkan. Jadi semua mainan yang kita kasih ke orang itu memang Moana pilih sendiri," ucapnya.
Melihat pemahaman Moana yang mulai berkembang pesat, Ricis merasa bangga bahwa upaya pendidikannya mulai membuahkan hasil yang positif.
"Dia paham kalau puasa itu menahan haus dan lapar. Terus dia juga ngerti bulan Ramadan ini pahala ditingkatkan lagi oleh Allah, dia juga paham dan alhamdulillah semuanya dia paham secara perlahan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






