Totalitas Tanpa Batas, Laura Basuki Unlock Skill Mengemudi Pikap hingga Berkuda demi Film Yohanna

AKURAT.CO, Aktris berbakat Laura Basuki kembali membuktikan dedikasinya dalam dunia seni peran.
Melalui proyek film terbaru berjudul Yohanna yang mengambil latar di keindahan Sumba, Nusa Tenggara Timur, peraih Piala Citra ini mengaku berhasil melampaui batasan dirinya dengan menguasai berbagai keahlian baru yang belum pernah dia sentuh sebelumnya.
Bagi Laura, memerankan sosok Yohanna bukan sekadar berakting di depan kamera, melainkan sebuah perjalanan belajar yang intens.
Dia memandang profesinya sebagai pintu gerbang menuju pengalaman hidup yang unik.
"Salah satu kebahagiaan menjadi seorang aktor itu banyak hal-hal baru yang bisa dipelajari. Dan film ini salah satu yang meng-unlock new skills saya paling banyak," ungkap Laura Basuki saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026).
Dalam film produksi Summerland ini, Laura dituntut untuk tampil natural dalam berbagai aksi fisik.
Beberapa kemampuan yang berhasil dia taklukkan antara lain mengemudi mobil pikap, menaklukkan medan berat dan berbatu di Sumba hingga mengambil kelas gitar khusus demi membawakan lagu "Haleluya" serta belajar bermain sepak bola hingga menunggang kuda.
Dirinya mengakui bahwa tuntutan peran inilah yang memberinya warna baru dalam hidup.
"Banyak banget hal-hal baru yang enggak mungkin saya lakukan di kehidupan nyata kalau bukan karena tawaran film," tambahnya.
Baca Juga: Satu Film yang Sama, Reza Rahadian Ternyata Udah Sahabatan 14 Tahun dengan Laura Basuki
Meski proses syuting dihadapkan pada infrastruktur jalanan yang sempit dan berbatu, rasa lelah Laura terobati oleh kehangatan penduduk lokal.
Interaksinya dengan anak-anak Sumba menciptakan ikatan batin yang kuat, hingga momen perpisahan pun menjadi sangat emosional.
"Malah waktu selesai syuting kita pada nangis-nangisan, kayak aduh sedih banget ya untuk berpisah, karena punya banyak sekali memori yang menyenangkan ketika syuting di Sumba," tuturnya.
Untuk menghidupkan karakter seorang biarawati, Laura tidak hanya mengandalkan naskah yang kuat, tetapi juga melakukan riset personal.
Dia meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan para suster guna memahami sisi psikologis dan spiritual mereka.
"Aku juga sempat ngobrol dengan beberapa suster tentang perjalanan spiritual mereka," jelas Laura.
Khusus untuk adegan mengemudi, dia harus melakukan latihan adaptasi langsung di lokasi.
"Belajar mobil pick up truck waktu di Sumba, karena jalanannya kan lumayan kecil dan berbatu, jadi sempat kayak ada satu hari cobain keliling pakai mobil itu," pungkasnya.
Baca Juga: Profil Leo Sandjaja, Suami Laura Basuki Yang Kehidupannya Sangat Tertutup Dari Publik
Film ini mengikuti perjalanan Yohanna (Laura Basuki), seorang biarawati muda yang terjebak dalam krisis saat truk bantuan kemanusiaan yang dibawanya dicuri di Sumba.
Pencarian truk tersebut membawanya pada realitas pahit tentang kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan eksploitasi anak.
Perjalanan ini pada akhirnya menjadi ujian iman dan pencarian jati diri yang mendalam bagi Yohanna.
Film besutan sutradara Rezka Robby Ertanto itu direncanakan tayang pada 9 April mendatang, film ini diperkuat oleh akting gemilang dari Jajang C. Noer, Kirana Grasela, dan Iqua Tahlequa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









