Bantah Isu Rebutan Hak Asuh, Virgoun Fokus Co-Parenting dengan Inara Rusli

AKURAT.CO, Musisi Virgoun Putra Tambunan akhirnya buka suara untuk meredam spekulasi publik terkait rumor dirinya yang berencana menggugat balik hak asuh anak dari mantan istrinya, Inara Rusli.
Vokalis Last Child tersebut menyatakan bahwa kabar mengenai upaya hukum untuk mengambil alih hak asuh anak adalah murni kabar burung yang tidak bersumber dari dirinya.
"Siapa yang bilang mau gugat hak asuh balik? Isu-isu itu mah. Bukan gue yang ngomong, jangan dipercaya berarti," tegas Virgoun di hadapan awak media saat di Bareskrim Polri, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Nikah di Tanggal Cantik, Kakak Virgoun Bongkar Makna Pilihan Hari Bahagia Adiknya
Virgoun menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi untuk mengubah ketetapan hukum yang telah diputuskan sejak perceraian mereka pada tahun 2023 lalu.
Baginya, keputusan hakim adalah langkah final yang harus dijalankan dengan lapang dada dan menerima sepenuhnya keputusan pengadilan cerai.
"Kalau untuk hak asuh, perebutan hak asuh, sudah final kemarin. Saya ikut keputusan pengadilan cerai. Enggak ada niat buat ambil alih segala macam, enggak," tambahnya.
Baca Juga: Virgoun Curhat Lelah Disalahin Terus, Ogah Rujuk
Meski sempat membawa anak-anaknya beberapa waktu lalu, Virgoun mengklarifikasi bahwa tindakan tersebut hanyalah upaya perlindungan sementara di tengah situasi yang sempat memanas, bukan bentuk upaya penguasaan anak.
"Kemarin karena lagi viral dan saya yakin emosi dia (Inara) lagi nggak stabil, saya enggak mau itu berdampak ke anak-anak. Makanya anak-anak saya ambil sementara. Kan saya bilang sampai badainya reda saya pulangin. Sekarang sudah dipulangin," jelas pelantun lagu Surat Cinta untuk Starla tersebut.
Kini, Virgoun yang telah memulai lembaran baru dengan pernikahan keduanya, memilih untuk menjalin kerja sama yang sehat dengan Inara dalam membesarkan buah hati mereka. Dia menyadari bahwa di usia yang masih belia, anak-anak sangat memerlukan kehadiran sang ibu.
"Karena anak-anak tetap butuh ibunya sampai di umur belasan, saya percaya. Kita co-parenting saja sampai anak-anak gede," pungkasnya.
Hubungan komunikasi antara keduanya dikabarkan terus menunjukkan tren positif, di mana mereka kini lebih fokus berkoordinasi demi memenuhi kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









