5 Rekomendasi Film Tentang Kekejaman Hitler Saat Nazi Berkuasa

AKURAT.CO Nazi merupakan nama umum Jerman antara tahun 1933 dan 1945 ketika Adolf Hitler berkuasa dengan kediktatoran.
Di bawah pemerintahan Hitler, Jerman berubah menjadi negara totaliter yang dikenal keji.
Kisah mengenai Nazi di bawah kepemimpinan Hitler kerap mengundang ketertarikan orang untuk mempelajari kisahnya. Pemimpin diktator ini berhasil menggebrak Eropa lewat ideologi fasismenya hingga memicu Perang Dunia II.
Bahkan diketahui, pembunuhan massal yang pernah terjadi terhadap orang-orang Yahudi didalangi oleh Hitler.
Banyak kisah-kisah yang menggambarkan Hitler sebagai seorang psikopat, kejam dan otoriter.
Baca Juga: 4 Fakta Perjalanan Karier Aktor Bruno Ganz, Pemeran Adolf Hitler di Film Downfall
Untuk mengingat peristiwa-peristiwa kelam akibat Nazi yang dipimpin Hitler, ada beragam film lewat sudut pandang berbeda yang menceritakan mengenai sosok Hitler.
Ini dia lima rekomendasi film yang bercerita tentang Nazi dan Adolf Hitler:
1. Adolf Hitler: The Greatest Story Never Told
Film bergenre dokumenter, biografi dan sejarah ini memiliki durasi selama enam jam. Film ini akan membuka wawasanmu mengenai peran Jerman saat masa peperangan berkecamuk di Eropa. Film ini juga akan menceritakan mengenai militansi Nazi, popularitas Hitler dan sikap kejinya terhadap orang-orang Yahudi.
Film ini juga mengungkap mengenai sisi pribadi Adolf Hitler, mulai dari latar belakang keluarga, karya seni dan perjuangannya, dan apa yang memotivasi dia untuk mengejar karir di bidang politik.
2. Amen
Film Amen bercerita mengenai hubungan politik dan diplomatik antara Vatikan dan Nazi selama Perang Dunia II. Cerita ini didasarkan pada drama Der Stellvertreter karya Rolf Hochhuth.
Film Amen yang disutradarai Costa-Gavras ini bercerita mengenai Kurt Gerstein, seorang perwira Wafen-SS yang bekerja di SS Hygiene Institute. Ia merancang program untuk pemurnian air dan penghancuran hama, namun proses yang dia kembangkan ternyata digunakan untuk membunuh orang Yahudi dan orang-orang yang tidak diinginkan lainnya di kamp pemusnahan.
Gerstein mencoba memberi tahu Paus Pius XII tentang pembunuhan dengan program yang ia buat namun Paus malah memberi tanggapan yang berbeda. Respon Vatikan terhadap pembunuhan ini hanya berupa kecaman samar-samar terhadap Adolf Hitler dan Nazi.
Baca Juga: Pasangan yang Beri Nama Anak Mereka 'Adolf Hitler' Diputuskan Bersalah
3. Downfall
Film Downfall menceritakan mengenai Nazi yang diserang oleh pasukan tentara Uni Soviet. Tentara merah Uni Soviet berhasil membombardir seluruh kota beserta istana Adolf Hitler. Di dalam istana tersebut terdapat bunker tempat persembunyian Hitler dan orang-orang kepercayaannya.
Serbuan ini memicu kekalahan Nazi yang hanya tinggal menunggu waktu. Namun sang fuhrer tidak terima dengan sikap pesimis jenderal-jenderalnya. Hitler tetap optimis dengan melakukan serangan balik yang ia rasa akan memukul mundur sekutu dan tentara merah. Namun akhirnya semua sia-sia. Nasib pemimpin keji itu berada di ujung tanduk.
4. Hitler: The Rise of Evil
Alur cerita film ini mengisahkan sosok Adolf Hitler sejak kecil hingga ia menjadi pemimpin diktator Jerman. Bermula ketika Hitler menjadi tentara yang patriotik. Ia meninggalkan Austria pergi ke Munich untuk ikut serta dalam Perang Dunia I. Hingga kemudian Hitler direkrut sebagai salah satu anggota partai buruh.
Setelah bergabung dengan partai tersebut, Hitler memutuskan meninggalkan karir militernya dan berfokus pada kebangkitan Jerman akibat kekalahan Perang Dunia 1. Ia kemudian berhasil menjadi pemimpin partai buruh dan merubah namanya menjadi Nazi. Semangat perang berkobar hingga ia melakukan propaganda untuk menjadikan Jerman sebagai negara adidaya.
5. Hitler: The Last Ten Days
Film drama biografi ini mengisahkan mengenai hari-hari menjelang kematian Adolf Hitler akibat bunuh diri. Film yang dirilis pada 1973 ini dibuka dengan adegan 20 April 1945, di mana Adolf Hitler kala itu sedang berulang tahun yang ke-56. Kemudian dilanjut dengan kisah 10 hari di Fuhrerbunker serta kematiannya dengan bunuh diri bersama Eva Braun di ruangan Fuhrer. Kisah dalam film ini diambil berdasarkan saksi mata yang masih hidup pada saat itu. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









