Akurat
Pemprov Sumsel

Fakta-fakta Unik Serial Drama Gadis Kretek Dari Netflix, Dian Sastro Menghabiskan Waktu Latihan Tidak Berkedip

Iim Halimatus Sadiyah | 8 November 2023, 13:58 WIB
Fakta-fakta Unik Serial Drama Gadis Kretek Dari Netflix, Dian Sastro Menghabiskan Waktu Latihan Tidak Berkedip

AKURAT.CO Setelah serial drama Gadis Kretek tayang perdana di Netflix, ternyata ada beberapa fakta unik yang tidak diketahui penonton.

Salah satu fakta unik Gadis Kretek, yaitu serial ini didasarkan pada novel terkenal Gadis Kretek karya Ratih Kumala yang diterbitkan pada tahun 2012 dan menyajikan kisah yang saling bertaut antara dua era.

Tak hanya itu, Gadis Kretek juga memilih beberapa aktor ternama di Indonesia sehingga lebih berpengalaman dalam akting, karena drama ini mengmbail latar tahun 60-an.

Mengutip berbagai sumber, Rabu (8/11/2023), berikut ini kumpulan fakta unik serial drama Gadis Kretek yang sedang viral di dunia perfilman.

Baca Juga: Lirik Lagu Kala Sang Surya Tenggelam Milik Chrisye, Jadi Soundtrack Gadis Kretek Dinyanyikan Nadin Amizah

Fakta-fakta Unik Gadis Kretek

1. Diangkat dari cerita novel karya Ratih Kumala

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Gadis Kretek memang berasal dari adaptasi novel karya Ratih Kumala. 

Ratih awalnya menulis novel ini sebagai cerita pendek, tetapi akhirnya ia membuatnya menjadi novel dengan 274 halaman.

Novel tersebut dibuat karena terinspirasi dari pabrik rokok kretek milik kakek Ratih yang mempunyai usaha pabrik kretek rumahan di daerah Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Namun pabrik tersebut ternyata sudah tutup sebelum Ratih lahir.

Ratih juga belajar banyak dari cerita mama dan keluarganya tentang pabrik kretek kakeknya. Novel inilah yang dia buat menjadi karya pribadinya untuk kakek dan anaknya.

2. Dian Sastro latihan tidak kedip untuk peran Dasyiah

Dian Sastrowardoyo atau dikenal Dian Sastro dipilih untuk jadi peran utama sebagai Dasyiah, dan dia sudah berusaha sangat maksimal untuk mendalami peran tersebut.

Bahkan, Dian Sastro relah untuk tidak bertemu teman-temannya kurang lebih selama setengah tahun sebelum syuting Gadis Kretek.

Tidak banyak kegiatan yang dia lakukan, seperti tidak berolahraga, tidak main tennis, dan kegiatannya di rumah hanya mendengarkan musik jadul, termasuk suara gamelan.

Baca Juga: Tempat Wisata Museum Kretek Kudus, Menjadi Lokasi Syuting Drama Populer Indonesia Gadis Kretek

Dia juga lebih banyak menghabiskan waktu di kamar sendirian untuk menulis, atau melakukan latihan untuk tidak banyak berkedip.

3. Hanya mendengarkan lagu jadul

Karakter Lebas dan Arum yang diperankan oleh Arya Saloka dan Putri Marino, diceritakan mereka hidup di era 2000an.

Untuk mendalami peran masing-masing agar totalitas, mereka juga rela untuk mendengarkan lagu-lagu jadul yang ada di tahun itu saja.

Lagu dengan judul Tenda Biru, merupakan salah satu lagu yang rilis di tahun 1996 dan sering mereka putar untuk didengar berulang kali.

Baca Juga: Dian Sastrowardoyo Jadi Begini Gegara Totalitas Peran Di Serial Gadis Kretek

4. Kisah romansa di era penjajahan

Selain memperkenalkan industri kretek di tahun 60-an, melalui kisah Gadis Kretek juga menunjukkan bagaimana romansa dalam era penjajahan. 

Ingat bahwa Idroes Moeria, Soedjagat, dan Roemaisa memiliki cinta segitiga dalam ceritanya yang akan membuat cerita menjadi tidak membosankan.

5. Serial drama Indonesia pertama di Netflix

Ternyata, Gadis Kretek adalah novel pertama yang diadaptasi menjadi serial orisinal oleh Netflix. 

Selain plotnya yang menarik, serial ini juga menggunakan aktor-aktor terkenal Indonesia. Seperti Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, Winky Wiryawan, Ibnu Jamil, Sheila Dara, Tissa Biani, Sha Ine Febriyanti, Rukman Rosadi, Verdi Solaiman, Tutie Kirana, hingga Pritt Timothy.

Itulah beberapa fakta unik yang terjadi dan dialami oleh para aktor di serial drama Gadis Kretek, jangan lupa untuk saksikan di Netflix.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.