Terjemahan Dari Lirik Lagu Nemen Oleh NDX AKA, Grub Band Jawa Yang Khas Dengan Dangdut HipHop

AKURAT.CO Lirik lagu Nemen yang dipopulerkan oleh NDX AKA merupakan lagu yang sedang viral-viralnya di TikTok, khususnya di tahun 2023.
Ada banyak versi yang sudah di remix dari lagu Nemen NDX AKA ini, namun tetap disukai oleh banyak orang.
Meskipun berbahasa Jawa, tetap saja lagu Nemen nikmat untuk didengarkan masyarakat Indonesia dengan ciri khas Dangdut HipHop NDX AKA.
Bagi kamu yang tidak berasal dari pulau Jawa, maka perlu tahu terjemahan lirik lagu Nemen NDX AKA ini agar lebih mendalami lagunya.
Lagu-lagu yang dirilis oleh NDX AKA ini sangat populer di kalangan remaja dan sering viral di sosial media. Selain itu, akun YouTubenya memiliki banyak penonton.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (28/11/2023), berikut ini lirik serta terjamahan lagu Nemen versi NDX AKA.
Lirik Lagu Nemen - NDX AKA
Dudu jarak sing gawe awak dewe pisah
(Bukan jarak yang membuat kita berpisah)
Nanging kowe mburi meneng-meneng gawe kisah
(Tapi kamu di belakang diam-diam membuat hubungan)
Ono krupuk dipangan panda
(Ada kerupuk dimakan panda)
Remuk, Ndaaaaaaaa
(Remuk, Ndaaaaaaaa)
Pas aku dolan jebul ketemu kowe neng dalan
(Ketika aku bermain aku kebetulan melihat kamu di jalan)
Kowe konangan gendakan
(Kamu ketahuan berselingkuh)
Ngomongo jalukmu piye
(Katakan padaku seperti apa yang kamu inginkan)
Tak turutane, tak usahakne
(Aku turuti, aku usahakan)
Aku ra masalah... yen kon berjuang dewe
(Aku tidak masalah... jika harus berjuang sendirian)
Sing penting kowe bahagia endinge
(Yang penting kamu bahagia pada akhirnya)
Nanging ngapa, walesanmu neng aku
(Tapi kenapa, balasanmu untukku)
Kowe luwih milih dek'e
(Kamu lebih memilih dia)
Kowe ninggal aku ninggal tatu
(Kamu meninggalkanku meninggalkan luka)
Kurang apa, nek ku mertahanke kowe
(Kurang apa, jika aku mempertahankan dirimu)
Kowe malah ngeboti liyane
(Kamu malah memilih orang lain)
Baca Juga: Trending 1 Di YouTube, Intip Lirik Dan Makna Lagu 'Ku Ingin Pisah' Oleh Nabila Taqqiyah
Aku kaget ndelok statusmu tangan gandengan
(Aku terkejut melihat statusmu bergandengan tangan)
Jelas udu ro aku sik ngancani kowe tahunan
(Jelas bukan aku, yang sudah menemanimu bertahun-tahun)
Janjimu janji taek jare arep tekan tuek
(Janjimu janji kotor katanya ingin bersama sampai menua)
Nyatane cangkemmu elek ati ajur mbok suwek
(Faktanya mulutmu jelek hati remuk kamu sobek)
Tiwas wis ngguwang wektu aku ngancani dapurmu
(Aku sudah terlanjur membuang waktu untuk menemani dirimu)
Wong kere kaya aku tok tendang seka uripmu
(Orang miskin seperti aku kamu tendang dari kehidupanmu)
Kowe ngeboti banda dinggo nuruti gengsimu
(Kamu membebankan harta untuk menuruti gengsimu)
Kowe milih kana sik isa nuruti senengmu
(Kamu memilih dia yang bisa menuruti kebahagiaanmu)
Pas aku dolan jebul ketemu kowe neng dalan
(Ketika aku bermain aku kebetulan melihat kamu di jalan)
Kowe konangan gendakan
(Kamu ketahuan berselingkuh)
Ngomongo jalukmu piye
(Katakan padaku seperti apa yang kamu inginkan)
Tak turutane, tak usahakne
(Aku turuti, aku usahakan)
Aku ra masalah... yen kon berjuang dewe
(Aku tidak masalah... jika harus berjuang sendirian)
Sing penting kowe bahagia endinge
(Yang penting kamu bahagia pada akhirnya)
Nanging ngapa, walesanmu neng aku
(Tapi kenapa, balasanmu untukku)
Kowe luwih milih dek'e
(Kamu lebih memilih dia)
Kowe ninggal aku ninggal tatu
(Kamu meninggalkanku meninggalkan luka)
Kurang apa, nek ku mertahanke kowe
(Kurang apa, jika aku mempertahankan dirimu)
Kowe malah ngeboti liyane
(Kamu malah memilih orang lain)
Percuma tak gondeli wong sing ora nduwe ati
(Percuma aku pertahankan orang yang tidak punya hati)
Aku ra mbok hargai utekmu mbok deleh ngendi
(Aku tidak kamu hargai otakmu ditaruh di mana)
Keblongan leh ku berjuang dihancurke harapan
(Banyak perjuangan tapi dihancurkan oleh harapan)
Kabeh sebatas angan dibuang kaya rosokan
(Semuanya hanya sebatas mimpi yang dibuang begitu saja seperti sampah)
Sirahku saya judeg nduwe pasangan picek
(Kepalaku semakin pusing punya pasangan buta)
Neng pikiran wis bunek critane kudu wis mandek
(Kalau pikiran sudah buntu cerita harus berhenti)
Mlakuo karo dee tatuku tak urus dewe
(Berjalanlah bersamanya lukaku akan kusembuhkan sendiri)
Saiki koe sepele ditengga mawon karmane
(Sekarang kamu sepele tunggu saja karmanya)
Pas aku dolan jebul ketemu kowe neng dalan
(Ketika aku bermain aku kebetulan melihat kamu di jalan)
Kowe konangan gendakan
(Kamu ketahuan berselingkuh)
Ngomongo jalukmu piye
(Katakan padaku seperti apa yang kamu inginkan)
Tak turutane, tak usahakne
(Aku turuti, aku usahakan)
Aku ra masalah... yen kon berjuang dewe
(Aku tidak masalah... jika harus berjuang sendirian)
Sing penting kowe bahagia endinge
(Yang penting kamu bahagia pada akhirnya)
Nanging ngapa, walesanmu neng aku
(Tapi kenapa, balasanmu untukku)
Kowe luwih milih dek'e
(Kamu lebih memilih dia)
Kowe ninggal aku ninggal tatu
(Kamu meninggalkanku meninggalkan luka)
Kurang apa, nek ku mertahanke kowe
(Kurang apa, jika aku mempertahankan dirimu)
Kowe malah ngeboti liyane
(Kamu malah memilih orang lain)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









