PM Thailand Ungkap Kesepakatan Eksklusif Singapura Soal Konser Taylor Swift di Asia Tenggara

AKURAT.CO Perdana Menteri Thailand mengklaim bahwa Singapura mencari kesepakatan dengan Taylor Swift untuk mencegahnya tampil di negara Asia Tenggara lainnya. Srettha Thavisin mengatakan promotor konser AEG telah memberitahu bahwa pemerintah Singapura menawarkan subsidi sebedar USD2juta-3 juta untuk sebuah pertunjukan bagian dari perjanjian yang eksklusif.
Diketahui Taylor Swift akan memainkan enam pertunjukan yang tiketnya telah ludes terjual di National Stadium dengan kapasitas 55.000 kursi di Singapura pada bulan Maret.
“(AEG) tidak memberi tahu saya, angka pastinya tetapi mereka mengatakan pemerintah Singapura menawarkan subsidi antara $2 juta dan $3 juta,” kata Srettha secara terbuka di sebuah forum bisnis di Bangkok. “Tapi pemerintah Singapura pintar. Mereka mengatakan kepada (penyelenggara) untuk tidak mengadakan pertunjukan lain di Asia (tenggara).”
Baca Juga: Harga Tiket Dan Lokasi Penayangan Film The Eras Tour Taylor Swift, Swifties Indonesia Jangan Sampai Terlewat!
Namun, belum ada tanggapan lebih lanjut mengenai komentar tersebut. Pemerintah Singapura mengatakan Singapore Tourism Board telah menyumbangkan sejumlah dana untuk mendukung acara tersebut. Mereka menyadari bahwa akan ada permintaan signifikan dari warga Singapura serta penggemar di seluruh wilayah agar dia bisa tampil di Singapura dan bekerja secara langsung dengan AEC Present agar Taylor Swist bisa tampil.
Penggemar Taylor Swist di Asia Tenggara sangat kecewa ketika tahun lalu diumumkan bahwa dia akan melewatkan sebagian besar wilayah Asia Tenggara dan hanya berhenti di Singapura selama tur Eras-nya. Bahkan, bagi mereka yang mampu melakukan perjalanan untuk menemuinya, kesulitan untuk mendapatkan tiket. Bahkan banyak penggemar meminta anggota keluarga dan teman untuk mendaftar atas nama mereka dan menunggu berjam-jam dalam antrian online.
Selain Singapura, Jepang dan Australia juga masuk dalam tur tersebut. Mereka yang cukup beruntung mendapatkan tiket ke Singapura telah merencanakan perjalanan yang jauh dan mahal hingga melibatkan kapal, bus, dan pesawat untuk menemuinya. Asia Tenggara menjadi salah satu negara dengan jumlah penggemar yang cukup banyak. Kota Quezon di Filipina pernah terdaftar oleh Spotify sebagai wilayah dengan jumlah pendengar terbesar kelima dalam peringkat kota-kota global.
Konser di Singapura diharapkan dapat membawa dorongan besar bagi sektor pariwisata. Kunjungan Taylor Swift mendapat sambutan meriah dari para pejabat. Menteri Komunitas Kebudayaan dan Pemuda, Edwin Tong, mengatakan ketika tanggal tur diumumkan acara ini menjadi contoh yang ditargetkan Singapura untuk meningkatkan penawaran kepada warga Singapura dan wisatawan.
Baca Juga: Chuando Tan, Model Singapura Awet Muda Meski Usia Hampir Kepala Enam
Di wilayah lain di Asia Tenggara, para penggemar sebelumnya menyalahkan berbagai faktor, mulai dari infrastruktur yang buruk hingga ketidakstabilan politik dan sikap di kalangan kelompok muslim konservatif yang menjadi penyebab kurangnya jadwal tur.
Banyak Swifties Thailand mengingat bagaimana penyanyi tersebut harus membatalkan konsernya pada tahun 2014 di Bangkok setelah kudeta militer oleh mantan perdana menteri Prayuth Chan-ocha. Di Malaysia, ada kekhawatiran bahwa artis asing akan semakin sulit tampil, setelah terjadi aksi protes atas insiden ciuman sesama jenis antara anggota 1975 di sebuah konser pada bulan Juli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









