5 Teknik Pernapasan Terkuat di Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba, Siapa Penggunanya?

AKURAT.CO Menjelang rilisnya season terbaru dari anime Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba - To The Hashira Training, maka para penggemar harus tahu urutan teknik pernapasan terkuat dari Demon Slayer.
Teknik pernapasan terkuat di Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba menjadi hal yang penting untuk diketahui, karena pengguna teknik tersebut yang akan diandalkan untuk melawan iblis tingkat atas.
Salah satu teknik pernapasan terkuat di Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba adalah pernapasan matahari, yang disebut sebagai akar dari seluruh teknik pernapasan yang hampir punah dan jarang diketahui.
Mengutip berbagai sumber, Senin (26/2/2024), berikut ini urutan teknik pernapasan terkuat di Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba dan penggunanya.
Daftar Teknik Pernapasan Terkuat Demon Slayer
1. Teknik Pernapasan Matahari
Teknik pernapasan matahari adalah teknik pernapasan terakhir Demon Slayer. Sebelum muncul berbagai teknik pernapasan, pemburu iblis hanya menggunakan teknik pernapasan ini.
Banyak yang berpendapat bahwa teknik ini adalah dasar dari semua teknik pernapasan lainnya, dan Yoriichi Tsukiguni merupakan sosok pencipta teknik pernapasan matahari.
Selain menjadi teknik pertama yang ada, ternyata pernapasan matahari juga sangat sulit dikuasai oleh penggunanya.
Baca Juga: Fakta Menarik Serial Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba, Ternyata Pernah Kalahkan One Piece
Bukannya menguasai, namun kebanyakan dari mereka memilih untuk mempelajari dan menciptakan teknik baru untuk mereka gunakan.
Setelah menghilang selama beberapa waktu dan tidak ada yang menggunakan selain Yoriichi Tsukiguni, munculah pengguna baru Tanjiro menjadi satu-satunya karakter yang diduga akan menguasai teknik pernapasan matahari.
2. Teknik Pernapasan Bulan
Teknik pernapasan bulan merupakan teknik yang memiliki daya hancur paling besar dibandingkan teknik lainnya, karena berfokus pada kecepatan dan pola serangan yang menyerupai bulan sabit.
Pernapasan bulan sangat efektif dan dapat merusak, sehingga cocok untuk teknik pertahanan dan serangan.
Teknik ini masih jadi senjata andalan Kokushibo untuk bertarungm meskipun dia sudah diubah menjadi iblis tingkat atas.
Setelah menjadi iblis, dia menggunakan teknik pernapasa bulang dilengkapi dengan seni darah iblis miliknya untuk mengontrol kekuatan serangan tekniknya.
3. Teknik Pernapasan Batu
Tidak seperti teknik yang lain harus menggunakan Katana Nichirin, namun teknik pernapasan batu menggunakan kapak dan godam yang terikat rantai.
Teknik ini sangat fleksibel untuk digunakan, baik bertahan maupun melakukan serangan mematikan dari berbagai arah.
Dalam anime Kimetsu No Yaiba memang belum diperlihatkan secara jelas penggunaan teknik pernapasan batu, namun hashira Gyomei Himejima diketahui menggunakan teknik ini dalam pertempuran.
Sama seperti namanya, pernapasan batu mengandalkan stabilitas batu dan tanah. Pernapasan batu diketahui paling stabil di antara metode pernapasan lainnya karena memiliki lima bentuk, termasuk serangan dan pertahanan.
Baca Juga: Sempat Kalahkan One Piece, Ini Fakta Menarik Serial Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba
4. Teknik Pernapasan Angin
Teknik pernapasan angin bergantung pada serangan berputar yang mirip dengan angin topan dan memiliki kekuatan sangat kuat untuk menghancurkan sesuatu.
Namun, serangan pernapasan angin juga sangat berisiko karena mengancam penggunanya, seperti Sanemi Shinazugawa.
Sanemi adalah pembasmi iblis yang cocok menggunakan teknik pernapasan angin karena memiliki gaya berperang dengan brutal.
5. Teknik Pernapasan Kabut
Muichiro Tokito merupakan hashira yang menggunakan teknik pernapasan kabut, yaitu teknik yang berasal dari pernapasan angin.
Hanya dia yang dapat menggunakan gaya pernapasan ini, karena memiliki kemampuan untuk membuat musuh bingung dalam ketenangan, dan menjadi salah satu keunggulannya.
Muichiro telah menggunakan tujuh teknik pernapasan kabut yang berbeda, dan mampu mengalahkan iblis bulan tingkat atas secara mandiri.
Itulah urutan teknik pernapasan tekuat di Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba yang masih menjadi perbincangan warganet untuk membandingkan satu sama lain agar mengetahui batas kekuatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









