5 Fakta Menarik The Shadow Strays, Salah Satu Film Aksi Indonesia yang Sukses dari Timo Tjahjanto!

AKURAT.CO Film The Shadow Strays merupakan kisah aksi Indonesia yang menarik perhatian banyak orang karena baru saja tayang beberapa hari di Netflix, 17 Oktober 2024.
Film The Shadow Strays disutradarai oleh Timo Tjahjanto, menghadirkan karakter utama seorang wanita, sebuah elemen yang jarang ditemukan dalam film aksi Indonesia.
Siapa sangka, ternyata film The Shadow Strays dianggap menjadi salah satu film aksi terbaik dari Indonesia, sejak penayangan perdananya di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 14 September 2024.
Cerita dari film The Shadow Strays berpusat pada sosok pembunuh bayaran muda bernama 13, namun suatu hari ia gagal menjalankan misinya, sehingga memunculkan masalah baru.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (23/10/2024), berikut ini deretan fakta menarik film The Shadow Strays yang wajib kamu ketahui sebelum nonton di Netflix.
Fakta Menarik Film The Shadow Strays
1. Memiliki sudut pandang matriarki
Timo Tjahjanto, sutradara sekaligus penulis The Shadow Strays, menjelaskan bahwa inspirasinya untuk film ini berawal dari keinginan untuk mengeksplorasi hubungan antara seorang guru dan murid dalam konteks matriarki.
Jadi, Timo memiliki keinginan untuk menceritakan dinamika antara seorang guru dan muridnya lewat sebuah cerita matriarki, sistem sosial di mana perempuan memiliki posisi dominan.
“Secara sederhana, saya ingin menceritakan dinamika antara seorang guru dan muridnya lewat sebuah cerita matriarki,” kata Timo.
2. Karakter utama adalah seorang wanita
Timo Tjahjanto memang dikenal sebagai sutradara yang ahli dalam menggarap film horor dan aksi, sehingga ekspektasi penonton terhadap karyanya selalu tinggi.
Keputusannya menampilkan karakter utama wanita dalam The Shadow Strays merupakan langkah berani dan inovatif.
Pasalnya, di industri film aksi Indonesia, sangat jarang menampilkan tokoh protagonis wanita yang dijadikan sebagai karakter utama.
Pendekatan tersebut memberikan nuansa segar yang diharapkan bisa membawa dinamika baru ke dunia perfilman lokal.
3. Tidak asal menentukan senjata
Salah satu aspek menarik dari The Shadow Strays, yaitu pemilihan jenis senjata yang dipakai oleh para karakter, telah disesuaikan dengan latar belakang masing-masing.
Timo Tjahjanto menjelaskan bahwa hal ini dilakukan untuk membuat karakter terasa lebih hidup dan realistis.
Misalnya, karakter Haga, yang berkaitan dengan dunia narkoba, akan menggunakan jarum sebagai senjata.
Kemudian untuk Prasetyo, seorang polisi dengan banyak koneksi, mengandalkan pasukannya.
Sementara Soriah, yang berkepribadian mudah emosi, maka akan menggunakan shotgun yang membuat dirinya semakin mengerikan.
Tokoh utama, 13 (Nomi), salah satu agen yang masih dalam pelatihan sebagai pembunuh, akan diberikan senjata kecil.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Joker: Folie a Deux, Ternyata Memiliki Arti Gangguan Mental!
Sedangkan Hana, salah satu veteran berpengalaman, menggunakan katana sehingga setiap aksi penyerangannya akan terlihat lebih intens.
4. Film aksi pertama Aurora Ribero
The Shadow Strays menjadi film pertama yang diperankan oleh Aurora Ribero dengan genre aksi, di mana ia berperan sebagai karakter utama, pembunuh bayaran dengan inisial 13.
Aurora mengungkapkan bahwa proses workshop yang dijalaninya berlangsung selama empat bulan untuk mempersiapkan peran tersebut.
Ia juga mempelajari dasar-dasar akting khusus untuk genre laga, yang menurutnya cukup menantang dan sulit dilakukan, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya di genre aksi.
5. Tayang di TIFF 2024
The Shadow Strays tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 14 September 2024, sebelum dirilis di Netflix.
Penayangan di festival bergengsi ini menandakan pengakuan internasional yang diperoleh film tersebut, memperlihatkan apresiasi dari komunitas film global bahkan sebelum ditayangkan untuk penonton umum.
Itulah fakta menarik film The Shadow Strays yang masuk trending film di Netflix, sehingga bisa lebih mudah memahami jalan ceritanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









